Minggu, 23 April 2017

Pasca Banjir, Terminal Pasuruan Mulai Dibuka Kembali

Rabu, 12 Oktober 2016 12:14:12 WIB
Reporter : Shohibul Hujjah
Pasca Banjir, Terminal Pasuruan Mulai Dibuka Kembali

Pasuruan (beritajatim.com) - Pasca banjir yang merendam sejumlah tempat di wilayah Kota Pasuruan. Salah satunya yaitu terminal Untung Suropati Kota Pasuruan yang sebelumnya sempat ditutup karena banjir tersebut.

Pada hari ini terminal yang berlokasi di Jalan Blandongan itu, sudah mulai dibuka kembali.

"Ya, hari ini kami sudah mulai membuka kembali terminal Untung Suropati. Genangan air yang kemarin (Selasa,11/10/2016) masuk ke dalam terminal sudah mulai surut," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Rudiyanto kepada beritajatim.com, Rabu (12/10/2016).

Kendati terminal tersebut sudah dibuka kembali. Namun, aktivitasnya masih belum normal seperti hari-hari biasanya. Sebab hanya bus mini dengan trayek Pasuruan-Mojokerto, yang pada hari ini mendominasi masuk ke dalam terminal tersebut. Sementara bus besar antar kota dalam provinsi (AKDP) sebagian besar hanya numpang lewat depan terminal dan melanjutkan perjalanannya.

"Hanya ada beberapa bus besar yang masuk ke terminal. Sedangkan lainnya cuman numpang lewat. Sebab di dalam terminal masih ada genangan air meskipun tingginya tidak seperti pada hari kemarin," terangnya kepada beritajatim.com.

Meski begitu, Rudi berharap agar genangan air di dalam terminal Untung Suropati itu dapat segera surut. Sehingga aktivitas keluar masuk bus bisa kembali normal seperti pada hari-hari biasanya.

"Semoga airnya cepat surut, sehingga aktivitasnya bisa kembali berjalan normal. Sebab kalau kondisinya seperti ini, pihak bus besar juga mikir dua kali lipat khawatir di dalam terminal tidak ada penumpang," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Pasuruan mengakibatkan banjir di sejumlah tempat. Salah satunya yaitu terminal Untung Suropati ini, yang sempat terendam banjir setinggi satu meter.

Tentu saja hal ini membuat terminal Pasuruan berubah menjadi kolam dadakan. Kondisi ini membuat pihak Dishub setempat menutup sementara aktivitas di terminal tersebut. (oci/ted)

Komentar

?>