Minggu, 24 September 2017

Suran Agung, Polres Ngawi Rampas Tongkat Milik Pesilat

Jum'at, 07 Oktober 2016 10:53:43 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Suran Agung, Polres Ngawi Rampas Tongkat Milik Pesilat

Ngawi (beritajatim.com) - Suran agung atau pengesahan warga baru, pihak Polres Ngawi perketat sejumlah jalan yang dilewati peserta konvoi pencak silat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pemukulan terhadap pengendara lain.

Pantauan beritajatim.com, seluruh pengendara sepeda motor milik rombongan pencaksilat dari Kecamatan Kedunggalar tidak luput dari razia petugas Polres Ngawi. Saat melintas di Jalur Ngawi-Solo, mereka yang membawa tongkat langsung dirampas.

"Kami langsung rampas. Karena rawan untuk memukul pengendara lain jika dibawa saat berkendaraan," kata Kasat Sabhara Polres Ngawi, AKP Setyo Wiyono kepada wartawan, Jumat (7/10/2016).

Setyo mengatakan biasanya memang tongkat berfungsi ganda. Mereka (peserta konvoi -red) biasanya langsung memukul dengan tongkat pengendara lain jika dianggap mengganggu.

Selain merampas tongkat, Setyo membeberkan petugas juga memberhentikan peserta yang tidak menggunakan helm. "Kalau yang tidak memakai helm ini saya suruh push up. Setidaknya push up sebanyak 40 kali," terangnya.

Selain di jalur Ngawi-Solo, petugas juga menggelar razia di pintu masuk Kota Ngawi. Seperti di Kecamatan Padas, Kecamatan Geneng dan Kecamatan Kota Ngawi. Di tiga titik tersebut petugas menggelar razia sampai kegiatan Suran Agung selesai digelar. Yakni tanggal 20 Oktober 2016 mendatang. [mit/suf]

Komentar

?>