Selasa, 24 Oktober 2017

Pesantren Darul Ulum Berduka

Gus Aqub, Pengasuh PPDU yang Rajin Merazia Kamar Santri

Minggu, 11 September 2016 22:12:15 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Gus Aqub, Pengasuh PPDU yang Rajin Merazia Kamar Santri
Gus Aqub semasa hidup
Jombang (beritajatim.com) - Aqub Zainal Fajri atau Gus Aqub (42), pengasuh asrama As Syafiiyah PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso, Peterongan, Jombang, telah pergi untuk selamanya. Namun sosok pengasuh pondok ini begitu lekat bahkan sulit terhapus dari memori para santrinya.

Sikapnya yang tegas, tidak tegaan, kerap memanggil santrinya ketika telat bayar asrama, juga kerap merazia kamar para santrinya. Hal-hal seperti itulah yang masih diingat oleh para santri ketika mengenang Gus Aqub.

Namun demikin, semua itu dilakukan karena kecintaan almarhum terhadap anak didiknya. "Semoga beliau diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Saya dulu sering dipanggi ke ndalem (rumah kiai), karena telat bayar asrama," ujar Juli Susanto (31), pria yang pernah nyantri di Assyafiiyah PPDU Jombang, Minggu (11/9/2016).

Juli berkisah, dia berasal dari Riau. Selama menjadi santri di PPDU sekitar tahun 2000, Juli tinggal di asrama Assyafiiyah. Awal-awal hidup di pesantren, Juli butuh penyesuaian. Karena itu tidak jarang dirinya bertabrakan dengan aturan pesantren.

Pernah suatu ketika, kata Juli, dia dan teman-temannya bolos saat mengaji hanya karena ingin melihat konser musik di Jombang Kota. Ironisnya, hal itu diketahui Gus Aqub. Tentu saja, sepulang melihat konser santri-santri 'nakal' itu dipanggil ke ndalem (rumah kiai).

"Saya tadi ingin memukul kalian. Tapi setelah bertemu, saya tidak tega. Tapi jangan diulangi lagi. Kalian disini untuk mengaji, bukan melihat konser," kata Juli mengutip perkataan Gus Aqub kala itu.

Saat lulus dari pesantren, Juli pamitan ke Gus Aqub. Juli mengutarakan hendak kuliah di kampus Undar. "Oleh Gus Aqub, saya justru diminta tetap tinggal di pesantren untuk jadi pengurus. Beliau sangat dekat dengan santrinya," sambungnya. 

Hal yang masih diingat oleh Juli adalah kebiasaan Gus Aqub merazia kamar. Hal itulah bentuk perhatian almarhum terhadap para santrinya. Karena itu pula, santri yang tinggal di asrama Assyafiiah sangat kompak.

Bahkan santri di bawah asuhan Gus Aqub dikenal dengan julukan KANSAS. "Kansas itu singkatan dari Kami Anak Santri As Syafiiyah. Sekali lagi, semoga beliau khusnul khotimah," pungkas Juli. 

Aqub Zainal Fajri meninggal di Rumah Sakit dr R Soetrasno Rembang, Jawa Tengah, setelah mengalami kecelakaan di Desa Dresi Kulon, Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang, pukul 04.00, Minggu (11/9/2016).

Aqub Zainal Fajri merupakan putra dari KH Sonhaji Romly. Sedangkan KH Sonhaji adalah adik dari KH Mustain Romly, Mursyid Tarekat Qadiriyah Wa Naqshabandiyah, yang juga pendiri Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang. [suf]
Tag : wafat jombang

Komentar

?>