Kamis, 23 Nopember 2017

Terbakar, 8 Awak KLM Bahtera Jaya Diselamatkan Kapal Kirana III dan PHE WMO

Senin, 23 Mei 2016 17:45:37 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Terbakar, 8 Awak KLM Bahtera Jaya Diselamatkan Kapal Kirana III dan PHE WMO

Gresik (beritajatim.com)- Kapal KM Kirana III  dan kapal CB Swisco Spirit milik Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), pada Minggu sore pukul 17.00 WIB (22/5), menyelamatkan 8 ABK KLM Bahtera Jaya yang memuat pupuk 800 ton tujuan Kumai yang terbakar di perairan 38 mil Pulau Bawean.

Humas Humas Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik Nanang Afandi membenarkan kejadian terbakarnya KLM Bahtera Jaya yang terbakar di perairan Pulau Bawean. Kapan pengangkut pupuk itu hendak berlajar menuju Kalimantan.

"Berdasarkan laporan yang masuk KLM Bahtera Jaya terbakar dan tenggelam di titik kordinat '06 33 00 E/11248-200'S. Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, semua ABK berhasil diselamatkan," tuturnya, Senin (23/05/2016).

Lebih lanjut Nanang Affandi mengatakan, saat kejadian ABK KLM Bahtera Jaya diselamatkan KM Kirana III tujuan Surabaya-Sampit yang sedang melintas dan kapal CB Swisco Spirit milik PHE WMO yang langsung bergerak ke lokasi kecelakaan.

Selanjutnya keseluruhan korban dialihkan ke kapal CB Swisco Spirit milik PHE WMO. Semua ABK KLM Bahtera Jaya mendapat pertolongan dan perawatan kesehatan di plat form PHE WMO.

"Sebelum diantar ke Pelabuhan Gresik, semua ABK KLM Bahtera Jaya yang sempat mengalami traumatik diistirahatkan terlebih dulu di plat form PHE WMO. Kesehatannya diperiksa termasuk kapten kapalnya," ujarnya.

Nanang Affandi menambahkan, setelah seluruh ABK KLM Bahtera Jaya mendapat perawatan kesehatan selanjutnya diangkut kapal CB Swisco Spirit diantar ke Pelabuhan Gresik.

"Semua ABK KLM Bahtera Jaya yang mengalami luka langsung dibawa ke rumah sakit," pungkasnya. [dny/ted]

Komentar

?>