Peristiwa

26 Ribu Pelanggan PDAM Kota Malang Tidak Dialiri Air Selama 4 Hari

Info ganguan layanan PDAM Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 26.178 saluran rumah air PDAM Kota Malang selama 4 hari tidak mendapat aliran air. Warga pun mengeluh karena tidak bisa melakukan aktivitas mandi cuci kakus di rumah sendiri karena air PDAM berhenti mengalir.

Salah satu warga perumahan Bumiayu Santana, di Jalan Kiai Pasreh Jaya, Kedungkandang, Izzatin Nisa mengatakan untuk menyiasati mandi cuci kakus dia terpaksa membeli air isi ulang yang biasa digunakan untuk minum. Hal itu dilakukan lantaran dia memiliki seorang bayi yang membutuhkan air bersih.

“Mau bagaimana lagi, air mampet selama empat hari sejak Senin,(6/10/2019) siang mampet. Terpaksa untuk memenuhi kebutuhan air isi ulang pakai kemasan galon itu,” kata Nisa, Kamis (10/10/2019).

Aliran mampet ini terjadi karena, pipa dinas 500 mm di Pulung Dowo Simpar terjadi kebocoran. Kebocoran ini pun katanya sudah diperbaiki sejak Senin. Namun hingga Kamis air PDAM Kota Malang belum juga mengalir ke puluhan ribu saluran air rumah warga.

“Pipa induk pecah. Sudah ditangani sejak Senin Malam,” tandas Dirut PDAM Kota Malang Nor Muhlas.

Adapun daerah yang terdampak dari mampetnya air PDAM ini meliputi Jalan Kiai Ageng Gribig, Jalan Kiai Haji Malik Dalam, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Kiai Pasreh Jaya, kawasan Bumiayu, kawasan Buring, kawasan Gadang-Lowokdoro, Kawasan Jalan Satsui Tubun, hingga Kawasan Sawojajar.

PDAM Kota Malang sendiri melalui akun media sosial Twitter menyatakan telah melakukan penguatan kontruksi pasca perbaikan pipa di Pulung Dowo. Diantaranya mulai melakukan normalisasi, pengisian tandon hingga membuka aliran air sampai proses normalisasi dimulai. Namun, kenyataannya aliran air belum juga mengalir. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar