Sabtu, 25 Februari 2017

Punya 2 Kelamin, Bocah Sampang Diyakini Laki-laki

Sabtu, 20 Februari 2016 18:35:16 WIB
Reporter : Zamachsari
Punya 2 Kelamin, Bocah Sampang Diyakini Laki-laki

Sampang (beritajatim.com) - Moh Shaydan Safari, bocah asal Baban, Desa Tana Mera, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, diyakini memiliki jenis kelamin laki-laki. Keyakinan itu didasari oleh postur tubuh dan kebiasaannya bermain sepakbola.

Anak dari pasangan Hoirul Anwar (35) dan Sofia (27) tampak tidak berbeda dengan anak laki-laki pada umumnya. Namun, siapa sangka, bocah bernama Moh Shaydan Safari asal Dusun Baban, Desa Tana Mera, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ini, memiliki jenis kelamin ganda, yakni laki-laki dan perempuan.

"Menurut pengamatan kesehariannya anak saya ini cenderung bersifat laki-laki dan suka lihat sepak bola," kata Hoirul Anwar, Sabtu (20/2/2016).

Anwar menjelaskan, dalam keseharian Shaydan yang lahir pada, 24 Januari 2011 itu, secara kepribadian cenderung ke arah pria. Sifat kelaki-lakian pun lebih mendominasi dengan tanda-tanda seperti postur tubuhnya yang tegap dan suka bermain sepak bola.

Sementara itu, kelainan genetika pada organ reproduksi tersebut membuat Shaydan, panggilan akrabnya mengaku sakit saat buang air kecil. Saat buang air kecil, urinenya tetap bisa keluar. Akan tetapi mengalir pada dua lubang yang berbeda.

Dengan kondisi anaknya yang berkelamin ganda tersebut, keluarga belum bisa membawa ke rumah sakit untuk melakukan operasi pemisahan kelamin. Hal itu disebabkan faktor ekonomi. Sebab, pihak rumah sakit di Surabaya pernah meminta uang sekitar Rp 20 juta untuk biaya operasi.

"Pernah dibawa ke rumah sakit saat anak saya berumur 2-3 bulan, tapi sama dokter disarankan operasi. Karena uang yang harus disiapkan sangat besar, maka sampai saat ini belum bisa dioperasi," jelas Hoirul

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Tana Mera, R. H. Suhartono, dengan kondisi salah satu warganya yang berkelamin ganda tersebut. Pihaknya berharap agar pemerintah daerah ikut membantu memberikan bantuan terhadap warganya karena keluarga Hoirul Anwar, merupakan keluarga yang kurang mampu.

"Sampai sekarang belum dioperasi karena orang tua anak tersebut dari keluarga kurang mampu," pungkasnya. [sar/but]

Tag : ajaib

Komentar

?>