Rabu, 18 Januari 2017

Sapi Berkepala Dua Gemparkan Ponorogo

Kamis, 05 Februari 2015 21:08:21 WIB
Reporter : Rindhu Dwi Kartiko
Sapi Berkepala Dua Gemparkan Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) - Warga Ponorogo digemparkan dengan adanya anak sapi berkepala dua milik salah seorang warga Desa Serangan, Kecamatan Mlarak, Ponorogo. Kabar ini langsung menyebar dan membuat warga terus berdatangan ingin melihat dari dekat keunikan sapi ini.

Pemilik sapi Suwito (55) menyatakan, anak sapi berkepala dua ini lahir pada Rabu (4/2) sekitar pukul 11 malam. Tidak ada keanehan saat ia dan salah satu warga membantu proses kelahiran anak sapi ini. Suasana kandang yang gelap membuatnya tak terlalu memperhatikan bentuk kepala sapi yang ternyata tidak normal.

"Awalnya pas baru keluar saya kira ada yang mengganjal. Ternyata setelah dibersihkan anak sapi ini kepalanya dua. Lehernya cuma satu tapi wajahnya ada dua dan menghadap ke arah yang berbeda," ujar Suwito, Kamis (5/2/2015).

Dari pengamatan terlihat sapi jenis brahmana tersebut mengalami dempet wajah, yaitu di bagian pipi. Kepala tersebut memiliki dua mulut, empat mata namun hanya memiliki dua telinga. Sedangkan bagian leher ke bawah terhitung normal. Yaitu memiliki empat kaki dan satu ekor.

Hingga sore tadi, anak sapi "aneh bin ajaib" ini belum bisa berdiri layaknya anak sapi normal. Sapi kecil itu tampak berbaring dan beberapa kali disusui melalui botol oleh pemiliknya.

Suwito mengatakan, kebuntingan sapi ini adalah hasil kawin suntik. Ia tidak tahu apakah hal itu ada hubungannya dengan keanehan anak sapi yang lahir, namun saat ini ia hanya ingin memelihara sapi tersebut semampunya.

Sementara itu Kepala Seksi Perlindungan Ternak, Bidang Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, Siti Barokah menyatakan, anak sapi yang lahir berkepala dua tersebut adalah sebuah bentuk dari kelainan selama masa kebuntingan. Ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab kelainan ini.

"Bisa jadi persoalan pakan, ini karena sapi bunting butuh nutrisi yang baik. Selain itu bisa juga karena pembelahan janin sapi yang tidak sempurna atau anak sapi itu adalah sapi kembar yang tidak membelah secara sempurna atau bisa juga faktor keturunan," jelasnya.

Barokah menyatakan kelainan ini adalah hal yang sangat langka. Bahkan hingga saat ini baru kali ini ada kejadian kelahiran anak sapi berkepala dua di Ponorogo.

"Sangat langka. Dan saya yakin, anak sapi itu tidak akan bertahan hidup. Itu karena dia akan kesulitan untuk makan, minum atau yang lainnya. Berdiri saja kesulitan kan. Dengan hanya terbaring, kulit juga akan rusak dan bisa kena penyakit," jelasnya. [rdk/but]

Tag : sapi ajaib

Berita Terkait

    Komentar

    ?>