Peristiwa

2 Santri di Mojokerto Tewas Tertabrak Truk

Dua korban tewas di lokasi kejadian. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua orang santri di Mojokerto menjadi korban kecelakaan lalu-lintas, Jumat (17/1/2020). Korban yang mengendarai sepeda motor hendak mendahului sebuah truk, namun karena terlalu ke jalur lawan sehingga tertabrak truk dari arah berlawanan.

Kanit Laka, Satlantas Polres Mojokerto Ipda Edy Widoyono mengatakan, kecelakaan dengan korban dua orang santri tersebut terjadi sekira pukul 13.30 WIB. “Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.

Korban Ridho (14) mengendarai sepeda motor Supra nopol S 5363 YK yang membonceng Noval Faiz (15). Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Quran di Desa Cempokolimo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto mendahului sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya dari sebelah kanan.

“Korban yang berjalan dari arah timur ke barat mendahului truk yang tidak diketahui identitasnya dari sebelah kanan. Namun saat mengambil haluan, terlalu ke kanan melewati jalan marka. Sementara dari arah berlawanan ada truk,” katanya.

Dari arah sebaliknya muncul sebuah truk nopol N 9386 NJ yang dikemudikan Sumuadi (44) warga Desa Sentulan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, jelas Kanit, akhirnya terjadi kecelakaan lalu-lintas.

“Kedua korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka serius di bagian kepala. Kedua korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari,” jelasnya.

Kedua korban yakni, Ridho (14) asal Dusun Ngumpluk, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto dan Noval Faiz (15) asal Dusun Sukorejo, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Mapolres Mojokerto. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar