Peristiwa

HUT Bhayangkara ke 73

150 Offroader Ditantang Taklukan Jalur Wisata Lumajang

Lumajang (beritajatim.com) – Sebanyak 150 Offroader mengikuti kejuaraan Offroad Lumajang Hebat di HUT Bhayangkara ke 73 tahun, Sabtu (22/6/2019). Para Offroader diwajibkan menaklukan medan berat di kaki Gunung Semeru.

Event ini juga menyedikan 3 jalur bagi para offroader pemula, mahir dan khusus. Hal ini untuk menambah adrenalin peserta yang berdatangan dari Bali, Kalimantan dan Sulawesi. “Di ulang tahun Bhayangkara ini, kami ingin mengenalkan wisata di kaki Gunung Semeru,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban.

Menurut dia, dari pengenalan wilayah dalam pengamanan aksi kriminalitas, dirinya disuguhkan keindahan alam. Sehingga terbesit untuk membuat event yang bisa mengenalkan Lumajang bukan dari aksi begal, tetapi wisata alam.”Pokoknya para Offroader gak rugi datang ke Lumajang, karena mendapat jalur menantang sambil berwisata,” jelasnya.

Selain rute-rute off road yang dilewati, peserta juga melewati obyek-obyek wisata yang ada di Lumajang. Diantaranya pura Mandara Giri di Kecamatan Senduro yang merupakan salah satu pura tertua di Indonesia. Mereka juga melewati kebun teh Gucialit, serta tebing lereng Gunung Semeru. Semuanya itu menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa.

Apalagi jika berkunjung pada saat yang pas, akan terlihat keagungan dari gunung tertinggi di pulau Jawa tersebut. Bukan hanya itu, Lumajang juga memikiki negeri di atas awan yang dapat dikunjungi offroder. Negeri di atas awan itu adalah puncak B-29 yang masih tergabung dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Dengan suhu yang sangat dingin ditambah keramahan masyarakat Tengger yang mendiami wilayah tersebut, pastinya akan membuat siapapun yang datang akan merasan berlama-lama di puncak B-29 tersebut. [har/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar