Peristiwa

1 CJH Kota Mojokerto Tunda Keberangkatan

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 134 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Mojokerto dijadwalkan berangkat ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Senin (22/7/2019). Namun satu jemaah menunda keberangkatan karena mengalami patah tulang kaki.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Kantor Kementerian Agama (Kemanag) Kota Mojokerto, Bambang Sunariyadi mengatakan, dari 134 kursi, satu CJH mengajukan tunda karena sakit. “Ada satu orang yang menunda berangkat karena sakit,” ungkapnya, Sabtu (20/7/2019).

Abdul Latif Halim Prawiro warga Lingkungan Penarip, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto tersebut mengalami patah kaki setelah terjatuh. CJH berusia 88 tahun tersebut telah menjalani tindakan operasi dan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

“Namun karena kaki kirinya belum sepenuhnya pulih sehingga kita masukkan daftar tunggu di tahun depan. Sehingga CJH yang akan berangkat ke tanah Suci kini tersisa 133 orang. Senin, mereka akan dilepas ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya,” katanya.

Bambang menjelaskan, ratusan CJH asal Kota Mojokerto tersebut tergabung di kelompok terbang (kloter) 52 yang tergabung dengan daerah lain. Di antaranya dari Kabupaten Bondowoso sebanyak 136 orang, Sidoarjo 91 orang dan Jombang 85 orang.

“Seluruh persiapan sudah hampir rampung 100 persen. Visa dan Kartu Kesehatan Jamaah Haji juga telah terpenuhi, penyetoran koper haji juga sudah mulai kemarin hingga hari ini. Kita tinggal menunggu surat perintah masuk asrama saja,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan dari 133 CJH, lebih dari separonya berstatus risiko tinggi (risti). Bambang menyebutkan, sebanyak 86 akan mendapat pemantauan khusus tim kesehatan haji indonesia (TKHI) akibat memiliki riwayat penyakit dan lanjut usia (lansia).

“Tim kesehatan akan membagi KKJH ketika rombongan naik bus sehingga saat turun di asrama haji dokter embarkasi tinggal mengecek saja, untuk mempercepat proses. Namun di Asrama Haji akan kembali diperiksa kesehatannya sebagai tahap akhir penentu keberangkatan ke Tanah Suci,” tegasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar