Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Siswa SMAN Gondanglegi Demo, Pihak Sekolah Klaim Ditunggangi

Rabu, 21 Nopember 2018 14:57:08 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Siswa SMAN Gondanglegi Demo, Pihak Sekolah Klaim Ditunggangi

Malang (beritajatim.com) - Pihak SMAN 1 Gondanglegi, Kabupaten Malang, melalui Wakil Kepala SMAN 1 Gondanglegi Bidang Kurikulum, Fadilah Zamzam menduga, aksi demo oleh siswa ditunggangi oleh pihak-pihak yang tidak puas atas kebijakan kepala sekolah yang kini dijabat Lilik Wahyuni.

“Saya curiga aksi ini ditunggangi oleh kelompok-kelompok di dalam SMAN Gondanglegi sendiri. Karena siswa demo kok mempermasalahkan pergantian Waka Sekolah. Itu kan bukan urusan siswa, tapi urusan Kasek dan Dinas kan,” tegas Fadilah, Rabu (21/11/2018).

Fadilah menambahkan, pergantian 4 Wakil Kepala Sekolah (Waka) di ganti oleh Kasek karena bermasalah. Dan itu wewenang kepala sekolah. “Pergantian 4 Waka ini karena bermasalah. Tidak ada perpecahan guru, yang membuat pecah ya yang sudah diganti itu. Saya kira demo hari ini dari OSIS dan MPK perihal sumbangan,” terang Fadilah.

Meski membantah tidak ada perpecahan dalam proses belajar mengajar, siswa disekolah tersebut mengklaim kondisi disekolahnya seperti terjadi kubu-kubuan. Pihak sekolah juga mengancam melaporkan ke Polisi pada siswa yang tidak menuruti kebijakan sekolah.

Awal mula aksi karena ada ucapan Wakasek Bapak Fadhilah selaku guru fisika yang mengucapkan akan mempidanakan siswa dan akan memidanakan siswa juga yang akan demo.

Siswa siswa kelas 11 SMAN Gondanglegi mengaku, aksi demo dilakukan terkait otoriter pihak kepala sekolah dalam menerapkan kebijakan tata tertib.

" Yang tidak mematuhi akan dipidanakan yah kami melawan melalui demo, yang mengancam Wakasek pak Fadhilah" tutur siswa.

Fadhilah pun berdih jika itu hanya stressing atau penekan semata pada siswa. Dengan itu, ia hanya bertujuan mendisiplinkan anak didik.

Terpisah, Syaiful Arif, Ketua komite SMAN 1 Gondanglegi menambahkan, bahwa anak anak ingin mengetahui dalam persoalan hak-hak anak didik dalam hal ini .

Mulai persoalan Lembar kerja siswa   yang diinginkan anak-anak. Dimana, kita semua harus bisa diakomodir secara kekeluargaan .

"Kewenangan saya terbatas semuanya kembali satu dalam wadah SMAN 1 Gondanglegi,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam menangani anak-anak jangan otoriter. Serta, pihak SMAN 1 Gondanglegi tidak menyalahkan pihak manapun demi kemajuan sekolah ini. 

"Ego masing-masing pihak harus diturunkan, saya bukan nasehati sampean, saya pingin anak anak tidak jadi korban ego sentris," pungkasnya. (yog/ted)

Tag : demo malang

Berita Terkait

    Komentar

    ?>