Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Relawan Mahasiswa Diterjunkan Serentak di Seluruh Indonesia

Minggu, 18 Nopember 2018 06:19:54 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Relawan Mahasiswa Diterjunkan Serentak di Seluruh Indonesia

Jember (beritajatim.com)--Forum Mahasiswa Pertanian Indonesia (Formatani) akan menerjunkan setiap perwakilan anggota himpunan mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan Agroekoteknologi untuk menjadi relawan ke daerah masing-masing, dalam waktu minimal lima hari.

Para relawan ini bertugas mencatat potensi dan permasalahan pertanian di daerah masing-masing. Nantinya, hasil pencatatan dan observasi ini dituangkan dalam bentuk dokumentasi laporan tertulis maupun audio visual. Laporan ini disebarluaskan melalui media sosial.

"Harapannya potensi pertanian yang ada akan dikenal banyak orang, dan masalah pertanian yang ada akan segera mendapatkan solusi," kata Ketua Ikatan Mahasiswa Agroteknologi (Imagro) Fakultas Pertanian Universitas Jember, Aditya Ul Haq, sebagaimana dilansir siaran pers Bagian Humas dan Protokoler Unej, di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Gerakan relawan mahasiswa ini merupakan bagian dari program Abu Padi (Abdiku untuk Pertanian Indonesia). Kegiatan akan dilaksanakan pada 20 November 2018 hingga 5 Februari 2019. Nantinya program Abu Padi terbaik akan diumumkan pada Maret 2019.

Sekretaris Jenderal Formatani, M. Solehuddin, mengatakan, mahasiswa sebagai kader pertanian nantinya bertugas melakukan survei lapangan dan mengklasifikasi segala permasalahan yang dihadapi para petani. "Berdasarkan data yang telah dikumpulkan itulah, Formatani akan mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi," katanya.

Para kader akan mendampingi petani mulai dari proses pengolahan lahan, perawatan tanaman hingga pada proses distribusi hasil pertanian. Mahasiswa membantu petani mengatasi persoalan proses pemasaran produk. Solehuddin berharap, melalui Program Abu Padi ini, masa depan pertanian dan petani Indonesia bisa semakin baik. [wir/air]

Tag : unej

Komentar

?>