Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Petra Ajak Akademisi Asia Ikut Pikirkan Kampung Perkotaan

Kamis, 11 Oktober 2018 23:50:44 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Petra Ajak Akademisi Asia Ikut Pikirkan Kampung Perkotaan

Surabaya (beritajatim.com) - Universitas Kristen (UK) Petra bersama peserta dari 6th Platform For Asian Architecture and Urbanism (PAAU) 2018. Peserta PAAU sejumlah 98 dosen dan mahasiswa dari tujuh universitas di Asia akan mengunjungi kampung-kampung di Surabaya dan mendesain produk kreatif arsitektur untuk kota Surabaya.

Menurut Dr. Rully Damayanti selaku koordinator acara PAAU Workshop dan dosen pengajar Program Studi Arsitektur UK Petra Surabaya, para peserta dibagi menjadi 5 kelompok, harapannya dapat menghasilkan ide desain arsitektural dari berbagai kampung yang dikunjungi. Hasil akhirnya berupa presentasi dan pameran karya yang telah dihasilkan.

Ketujuh universitas peserta tersebut diantaranya adalah Universitas Kristen Petra, Surabaya-Indonesia (UK Petra) sebanyak 35 orang, Silpakorn University, Thailand sebanyak 12 orang, Kunmig University, China sebanyak 10 orang, KRVIA, Mumbai-India sebanyak 19 orang, Tunghai University, Taiwan sebanyak 11 orang, Taylors University, Malaysia sebanyak 1 orang dan UTAR, Malaysia sebanyak 8 orang.

"Peserta ini terdiri dari dosen dan mahasiswa program studi Arsitektur, Urban Design dan Planologi. Mengambil tema Embedding Fluidity, diharapkan para peserta akan memahami space yang terjadi di kota Surabaya sehingga mereka akan dapat merasakan keunikan ruang tata perkotaan di Surabaya. Saya harap nanti juga yang tingkat lecturer bisa menemukan filosofi tentang ruang yang hanya ada di Asia," ujar Rully.

Para peserta diajak menyusuri kampung Ketandan dan kampung Kebangsren di RW 4 Ketandan RW 3 Kebangsren, Tunjungan. Sebelumnya tiap kelompok ini mendapatkan soal yang harus diselesaikan secara bersama-sama.

Dengan berjalan kaki, tiap kelompok yang juga diawasi oleh dosen ini akan melakukan identifikasi fenomena fisik atau sosialnya kampung. Setelah itu, peserta akan mendapatkan penjelasan secara umum mengenai kampung ini di pendopo setempat.

Jason Yap Chi Wen, mahasiswa dari Utar University yang mengikuti kegiatan ini mengaku sangat bersemangat dan antusias untuk mengetahui kota kota di Indonesia.

"Ini kegiatan yang sangat menarik, walaupun perkampungan di Indonesia hampir sama kondisinya dengan perkampungan di Malaysia. Tapi memang di Surabaya ini memiliki ciri khas yang lain yakni sangat original," ungkap Jason. [adg/suf]

Tag : uk petra

Komentar

?>