Kamis, 18 Oktober 2018

Pemerhati Kasus Human Trafficking Akan Buka Studi Center di Unair

Rabu, 10 Oktober 2018 21:39:06 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Pemerhati Kasus Human Trafficking Akan Buka Studi Center di Unair

Surabaya (beritajatim.com) - Universitas Airlangga (Unair) bersama University of Iowa dan Disnaker menyelenggarakan Konsorsium terkait Perdagangan Manusia, Rabu (10/10/2018) di Aula Fakultas Kedokteran (FK) Unair

Konsorsium ini membahas berbagai riset dan upaya-upaya yang memungkinkan untuk menangani kasus-kasus Human Trafficking. Para peserta yang hadir tidak hanya pemerhati dari Fakultas Kedokteran, melainkan juga dari berbagai Fakultas lain seperti Hukum, Sosial, Budaya.

Konsorsium ini juga dihadiri oleh Drs. H. Doli Boniara selaku Kepala Dinas Sosial Kepulauan Riau untuk menjadi keynote speaker dengan tajuk 'Profil dan Management Penanganan Human Trafficking di Tanjung Pinang sebagai Gerbang Utama Kembalinya Pekerja Migran Indonesia yang Terdepotasi"

Menurut Linda Dewanti, salah satu anggota tim Riset Humas Trafficking yang juga sebagai tim Ahli dari FK Unair kegiatan ini ditargetkan untuk memetakan potensi untuk mengatasi kasus Human Trafficking.

"Kita sedang memetakan kondisi Human Trafficking dengan berbagai riset yang akan dibahas hari ini. Makanya kami tadi mengundang Pak Doli dari Kepulauan Riau karena disana daerah perbatasan yang tempat deportan. Maka dari itu mengundang dari berbagai Fakultas. Nantinya kami akan membuat pusat studi yang akan membantu penanganan kasus baik dari segi kesehatan, sosial, hukum dan sebagainya," ujar Linda

Pusat studi Human Trafficking ini nantinya akan digunakan untuk pelayanan dan membantu penyelesaian para korban. Pusat studi ini akan berbasis di lingkungan Unair, selama inipun Unair telah memiliki basis pusat studi internal di FK dan Fakultas Hukum (FH). [adg/ted]

Komentar

?>