Sabtu, 20 Oktober 2018

KULLE Art Theraphy: Inovasi Mahasiswa Petra

Selasa, 18 September 2018 21:09:27 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
KULLE Art Theraphy: Inovasi Mahasiswa Petra

Surabaya (beritajatim.com) - Rizki Ramadityo Wicaksono, alumni Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UK Petra menggandeng anak difabel untuk menghasilkan fashion bertajuk torehan. Karya unik yang termasuk art theraphy ini kemudian menjadi produk fashion perdana brand KULLE.

"Saya ingin mengembangkan kreatifitas teman-teman difabel agar memiliki kegiatan yang bisa berdampak positif untuk meningkatkan motorik mereka dan meningkatkan value teman-teman difabel itu sendiri," urai pria yang akrab disapa Dio.

Awalnya karya ini lahir dari Tugas Akhir (TA) dengan judul Perancangan Komunikasi Visual Promosi Produk Fashion KULLE. Tak mau hanya berhenti di tempat saja, Dio kini mengembangkan karya original tersebut secara komersial hingga ke Korea. Dio mematok harga termurah yaitu T-Shirt sablon seharga Rp. 175.000,00 dan yang paling mahal adalah jas seharga Rp. 2.500.000,00. Tak hanya mementingkan komersil saja, Dio memikirkan hal lain yaitu sebanyak 35% hasil dari keuntungan akan diberikan pada anak difabel dalam bentuk donasi pendidikan berupa mengadakan kelas bersama tenaga ahli dalam bidang melukis.

Dio bekerjasama dengan lima anak difabel di Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Surabaya. Sebelumnya Dio melakukan pendekatan pada mereka terlebih dahulu, kelima anak difabel ini dibiarkan bebas mengekspresikan dirinya melalui sebuah lukisan.

Pada saat mengerjakan, kelima anak difabel ini diiringi dengan musik klasik untuk menenangkan pikiran. Sehingga kelima anak difabel ini dapat menyalurkan emosional mereka dalam sebuah karya torehan. Kemudian Dio mengolahnya menjadi beberapa motif (pattern), lalu di aplikasikan ke dalam fashion item. Motif ini sendiri merupakan susunan dari garis, ruang atau bentuk.

"Total ada delapan koleksi pakaian yang dihasilkan dari motif torehan ini, dengan ukuran standart pakaian pada umumnya (all size, S,M,L,XL). Sebagian dari motif lukisan yang dihasilkan menggunakan warna biru yang memiliki arti agung. Harapannya semoga apa yang diberikan dan dihasilkan oleh KULLE dapat berdampak besar di masyarakat," urai Dio yang mendapat IPK 3,54 ini.

KULLE sendiri diambil dari bahasa Makassar yang memiliki arti bisa, nama ini sangat cocok mengekspresikan bahwa siapapun bisa menghasilkan karya yang luar biasa asalkan ada keyakinan dalam diri sendiri bahwa yakin bisa melakukannya. Proyek social entrepreneurship yang melibatkan anak difabel ini menghasilkan fashion item ready to wear dan unisex yang tetap terlihat fashionable. [adg/but]

Tag : petra

Komentar

?>