Sabtu, 20 Oktober 2018

Tambahan Insentif Guru K2 di Gresik Belum Cair

Sabtu, 01 September 2018 17:41:57 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Tambahan Insentif Guru K2 di Gresik Belum Cair
Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) - Tambahan insentif guru golongan K2 di Kabupaten Gresik belum cair. Kendala pencairan adalah tambahan insentif dari semula Rp 250 menjadi Rp 500 ribu belum ada payung hukumnya.

Ketua Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda menuturkan, terkait dengan pencairan insentif guru K2. Komisinya sebenarnya sudah melakukan hearing dua kali dengan pihak Dinas Pendidikan (Dispendik). Namun, perbup tambahan nominal insentif lambat diajukan. Sehingga, bagian hukum tidak berani. Kondisi ini tentunya akan merugikan para guru penerima.

"Seharusnya setelah digedok anggaran APDB 2018. Dispendik segera mengajukan perbup tersebut. Tapi, kenyataannya perbup diajukan pada bulan April 2018. Itupun sebelum kami panggil. Keteledoran ini sangat disayangkan padahal jauh hari sudah diingatkan," ujarnya, Sabtu (1/09/2018).

Dengan kondisi seperti ini lanjut Khoirul Huda, dirinya sangat prihatin dengan kinerja Dispendik Gresik. Sebab, penambahan insentif guru bisa tidak terwujud akibat perubahan perbup atas nominal itu belum juga kelar.

"Saya dapat informasi saat ini masih nyantol di bagian hukum. Bahkan, bagian hukum tidak akan diproses. Kendati dari DPPKAD memberi lampu hijau bisa mencairkan kapan saja asal perbub-nya ada," ungkap Huda.

Ia menambahkan, terkait dengan permasalahan ini. Kesalahan fatal pada Dispendik Gresik. Sebab, anggaran dana tersebut oleh Dispendik  ditaruh di belanja barang dan jasa.

"Meski peluangnya sangat tipis, namun komisi IV akan tetap berusaha," tambahnya.

Sementara, anggota Komisi IV DPRD Gresik Tri Purwito menyatakan Dispendik Gresik terkesan meremehkan, dan yang pasti kami akan ada rekomendasi untuk disampaian ke pimpinan dan teruskan ke bupati.

"Rekomendasi itu sebagai tidak lanjut ketedoran kinerja Dispendik Gresik," ujarnya. [dny/but]

Tag : guru

Komentar

?>