Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Penjelajahan Jalan Raya Pos

Dulu, Kantor Pos Simpang Surabaya Adalah Kandang Kuda

Minggu, 26 Agustus 2018 00:00:26 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Dulu, Kantor Pos Simpang Surabaya Adalah Kandang Kuda

Surabaya (beritajatim.com) - Komunitas Timur Lawu mengadakan jelajah wisata sejarah Der Groote Postweg (Jalan Raya Pos). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam mulai 25-26 Agustus 2018 ini berusaha untuk mengenalkan kembali sejarah jalan raya pos yang melintasi beberapa kota di Jatim. Penjelajahan pertama dimulai dari Kantor Pos yang berada di Taman Apsari Surabaya.

Direktur Eksekutif Komunitas Timur Lawu menjelaskan asal muasal tempat yang berada di depan Grahadi ini yang dulunya adalah kandang kuda. "Semula Gedung Grahadi menghadap ke Kalimas dan kantor Pos ini adalah bagian belakang dari komplek Gedung. Kantor Pos ini dulunya kandang kuda," ujarnya.

Ia juga menjelaskan setelah Gubernur Jenderal Hindia Belanda Daendles membuat Jalan Raya Pos, akhirnya bagian kompleks dibelah untuk dijadikan jalan. "Wajah Mukanya pun dirubah menghadap ke selatan, dan halaman belakang terpaksa dipotong untuk membuat jalan," jelas pria lulusan Ilmu Sejarah Unair ini.

Hingga kini, bangunan Kantor Pos masih berdiri kokoh dan menjadi tempat nongkrong yang asik bagi anak muda, karena saat telah tersedia kedai kopi di bagian belakangnya. [adg/suf]

Tag : sejarah

Komentar

?>