Senin, 15 Oktober 2018

Reuni 'Jembatan' Pertemukan Mahasiswa Magetan di Hari Kemerdekaan

Minggu, 19 Agustus 2018 17:15:06 WIB
Reporter : Ribut Wijoto
Reuni 'Jembatan' Pertemukan Mahasiswa Magetan di Hari Kemerdekaan

Magetan (beritajatim.com) - Jembatan menjadi penyambung antara satu jalan ke jalan berikutnya. Karena jembatan, kita mampu melintasi area curam atau berbahaya. Tapi jembatan juga bisa menjadi penanda bagi tersambungnya satu semangat dengan semangat yang lain; satu generasi dengan generasi yang lain.

Tema jembatan seperti itulah yang mewarnai reuni sejumah mahasiswa Magetan pada perayaan kemerdekaan tahun ini. Bertempat di halaman perpustakaan Dbuku Jl. Kenongo No. 27, Mangkujayan, Magetan, Jawa Timur reuni "Jembatan" ini diikuti oleh anak-anak muda Magetan yang sedang kuliah di berbagai kampus di Indonesia pada Sabtu (18/08/2018).

Redi, ketua panitia mengatakan, konsep jembatan bertujuan untuk mempertemukan gagasan dari anak-anak muda Magetan untuk tanah kelahirannya.

"Kami dulu dari sekolah yang berbeda-beda. Lalu kuliah di beberapa kampus di Jawa. Ada yang di Malang, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Bandung, dan sebagainya. Ini mumpung liburan 17-an maka kami ingin ngumpul," terang Redi.

Reuni Jembatan yang dimulai pukul satu siang hingga berakhir pukul sebelas malam, menyajikan berbagai sajian unik: menggelar lapak makanan dan minuman, lapak buku, diskusi santai, dan aksi seni berupa mural dan musik.

Lebih lanjut, Dery menjelaskan bahwa sebagaimana jembatan, acara kecil ini menggambarkan bahwa Magetan punya bakat-bakat unik di anak mudanya. Ada yang berwirausaha, berkesenian, dan berorganisasi. Semua bertemu di acara ini untuk saling berinteraksi, berbagi gagasan dan pengalamam.

Dery memberi contoh, ada komunitas kopi yang isinya anak-anak muda pengusaha kedai kopi dan penggerak kopi lokal yang membuka lapak di acara ini. Ada pula wirausaha makanan ringan yang sedang hits seperti es cincau dan sosis bakar. Live Mural oleh Dotsknot, live Musik oleh Rahma Nandya Heris & Ajis, Times New Roman 14, Balarama, dan Six AM yang kesemuanya adalah anak-anak muda dari Magetan.

"Sekarang kami sedang mengembangkan diri dengan menuntut ilmu di kota tempat kampus masing-masing. Semuanya nanti akan berujung pada sumbangsih kami sebagai pemuda bagi kabupaten Magetan di masa depan. Boleh dikata, ini lah cara kami mengisi kemerdekaan dengan cara kami," pungkas Redi. [but]

Tag : reuni

Komentar

?>