Rabu, 22 Agustus 2018

Gempa Lombok, 5 Mahasiswa IAIN Madura Lanjutkan Program KKN Nusantara di NTB

Rabu, 08 Agustus 2018 10:10:33 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Gempa Lombok, 5 Mahasiswa IAIN Madura Lanjutkan Program KKN Nusantara di NTB

Pamekasan (beritajatim.com) - Lima mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, tetap bertahan dan meneruskan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel yang digelar di UIN Mataram Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sekalipun saat ini wilayah NTB tengah dalam status siaga pasca adanya peristiwa gempa bumi berkekuatan 7,0 SR di Provinsi NTB, Minggu (5/8/2018) lalu. Namun lima mahasiswa IAIN Madura tetap melanjutkan program KKN bersama para mahasiswa dari berbagai kampus lainnya.

Kelima mahasiswa semester VII berasal dari lima lima program studi (prodi) berbeda, yakni Ach Habibi El-Kafi (Prodi Manajemen Pendidikan Islam), Ahmad Khoiri (Ilmu Qur'an dan Tafsir), Hidayaturrohim (Pendidikan Agama Islam), Khoirul Anwar (Pendidikan Bahasa Arab) dan Rudy Wiryo Suputero (Pendidikan Bahasa dan Sastra).

"Berdasar informasi yang kami terima, alhamdulillah kelima mahasiswa kami selamat sekalipun sempat mengaku ketakutan. Dan kami terus melakukan koordinasi dengan pihak UIN Mataram sebagai koordinator KKN Nusantara, melihat perkembangan dengan berbagai kemungkinan," kata Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim kepada beritajatim.com, Rabu (8/8/2018).

Selain itu pihaknya menyampaikan hasil rapat koordinasi pimpinan UIN Mataram yang sudah menyiapkan berbagai langkah untuk mengatasi ketakutan dan rasa trauma mahasiswa peserta KKN, salah satunya dengan menghentikan program sementara selama tiga hari kedepan. "Sementara program KKN dihentikan untuk menenangkan diri, serta bergabung membantu evakuasi warga," ungkapnya.

"Namun khusus mahasiswa KKN Nusantara yang ada di wilayah rawan (gempa), ditarik dari lokasi dan dipindahkan ke lokasi aman yang tersebar di empat kecamatan berbeda. Teknisnya setiap kelompok terdiri dari 17 orang dan dibagi menjadi tiga dan seterusnya," sambung Kosim.

Hanya saja jika nanti kondisi tidak memungkinkan atau masih dalam status siaga, tidak menutup kemungkinan bakal segera ditarik. "Jika sampai tanggal 10 Agustus 2018 terus berlangsung post major (bencana alam), maka Rektor UIN Mataram melalui LP2M akan menarik semua mahasiswa PKN Nusantara. Jadi semua mahasiswa diminta tetap waspada, tenang dan tidak panik," jelasnya.

Kelima mahasiswa tersebut mengemban amanat dan tanggungjawab sebagai peserta mewakili IAIN Madura, mereka bakal menjalani program PKN Nusantara, terhitung sejak Kamis (12/7/2018) hingga Jumat (24/8/2018) mendatang. [pin/suf]

Tag : iain madura

Komentar

?>