Minggu, 18 Nopember 2018

Petra Ajak Mahasiswa Asing Service Learning di Kabupaten Mojokerto

Selasa, 31 Juli 2018 21:06:09 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Petra Ajak Mahasiswa Asing Service Learning di Kabupaten Mojokerto

Surabaya (beritajatim.com) - Universitas Kristen Petra (UK Petra) mengadakan kegiatan kemasyarakatan dan kemanusiaan bersama Mahasiswa Asing di kabupaten Mojokerto dalam program Community Outreach Program (COP) yang bertajuk 'Keep Blessing The Nation'. Kegiatan digelar sejak 17 Juli 2018 hingga 09 Agustus 2018.

COP ini merupakan kegiatan yang melibatkan 7 negara, yakni Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Belanda, Cina, Taiwan dan Indonesia. Setidaknya tercatat 211 mahasiswa yang bergabung dalam kegiatan COP 2018. COP untuk Kabupaten Mojokerto merupakan kali keempat yang telah dilakukan oleh UK Petra.

Sebanyak 211 mahasiswa tersebut terdiri dari 98 mahasiswa UK Petra, 10 mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Indonesia, 27 mahasiswa Dong Seo University Korea Selatan, 15 mahasiswa Internasional Christian University Jepang, 10 mahasiswa Baptist University Hong Kong, 3 Mahasiswa Hongkong Institute of Education Hong Kong, 1 mahasiswa Hongkong University of Science and Technology Hong Kong, 27 mahasiswa InHolland University Belanda, 1 mahasiswa Mamoyama Gakuin University Jepang, 1 mahasiswa Lignan University Hong Kong, 11 mahasiswa Guangxi Normal University China, 3 mahasiswa Fu Jen Chatolic University Taiwan, dan 4 mahasiswa National Taiwan University of Science and Technology Taiwan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta COP dibagi ke dalam 8 kelompok yang masing-masing kelompok di tempatkan di 8 lokasi yang berbeda. Lokasi-lokasi tersebut meliputi 8 dusun dari 7 desa di Kabupaten Mojokerto.

Dari data yang dihimpun beritajatim.com Kegiatan COP ini merupakan kegiatan yang hampir mirip dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam proses nya, hanya saja pesertanya dari mahasiswa asing dan bukan dari tugas kuliah mata kuliah wajib. Kegiatan ini meliputi kegiatan proyek fisik dan non-fisik.

Kegiatan fisik melingkupi, pembangunan toilet untuk sanitasi, pembuatan mural, revitalisasi tugu desa, pengecetan Musholla, pembuatan alat penjernih air, pembangunan pos kamling dan sebagainya. Sedangkan untuk kegiatan non fisik meliputi mengajar taman kanak-kanak, penyuluhan kesehatan anak, kelompok belajar, berbagai keterampilan dengan karang taruna setempat, dan berbagai pelatihan.

"mereka akan mengerjakan proyek fisik dan non fisik bersama-sama. Mereka pun tinggal bersama penduduk. Proyek-proyeknya tentunya merupakan apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, jadi proyek tiap desa berbeda," ujar Ribut Basuki selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UK Petra. [adg/but]

Tag : petra

Komentar

?>