Rabu, 22 Agustus 2018

Derita Deni, Tergolek di Atas Ranjang Selama 7 Tahun

Sabtu, 21 Juli 2018 00:00:01 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Derita Deni, Tergolek di Atas Ranjang Selama 7 Tahun

Jombang (beritajatim.com) - Kondisi Deni Saputra (16), warga Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Jombang, sungguh menyedihkan. Selama tujuh tahun ini dia hanya bisa terbaring di atas ranjang. Kaki dan tangannya mengecil. Nyaris tinggal tulang belulang.

Tubuh Deni terbujur di atas ranjang sebuah kamar yang tidak terlalu besar. Hanya bola matanya yang bergerak ke kanan dan ke kiri. Sedangkan tubuh lainnya menempel di atas kasur. Deni sulit bergerak. Bahkan untuk mengangkat kepala saja, anak pasangan Saiful Hakim (almarhum) dan Parti (40) ini tak mampu.

Parti menunggui di samping ranjang, sesekali dia menunduk. Wanita berperawakan kecil ini lantas menutupi kaki sang anak menggunakan kain yang biasa digunakan tidur. Memang, selama ini aktifitas Deni tergantung orang lain. Untuk makan, Deni disuapi oleh sang ibu. Begitu juga ketika Deni hendak mandi dan buang air.

Dengan sekuat tenaga, Parti menggendongnya. Membawa Deni ke kamar mandi. Hal itu rutin dilakukan setiap pagi dan sore. "Sudah tujuh tahun seperti ini," kata Parti dengan suara berat membuka kisahnya, Jumat (20/7/2018).

Parti menerawang jauh, mengingat sang anak ketika lahir. Menurutnya, Deni lahir dalam keadaan normal. Tidak ada kehanjilan sama sekali. Sekitar umur satu tahun, Deni bisa berjalan layaknya anak kecil seusianya. Menginjak sekolah TK, warga Desa Sentul ini juga normal.

Namun semua berubah ketika Deni menginjak kelas tiga MI (Madrasah Ibtidaiyah). Dia jatuh sakit. Kaki Deni membentuk huruf 'X'. "Sejak itu, anak saya susah berjalan. Semakin lama, tak memiliki tenaga. Ya selama tujuh tahun ini hanya terbaring di atas tempat tidur," ungkapnya.

Sebagai seorang ibu, Parti tak ingin anaknya terus seperti itu. Berbagai cara telah dilakukan untuk mencari kesembuhan. Baik pengobatan medis maupun non medis. Namun sayang, semuanya bertepuk sebelah tangan. Belum ada hasil.

Terakhir, oleh RSUD Jombang, Deni dirujuk ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya. Namun keluarga Parti terbentur biaya. Maklum saja, wanita paruh baya ini hanya bekerja menjaga toko dan pekerjaan rumah tangga lainnya di tetangga. "Untuk bolak balik ke Surabaya, saya tidak punya biaya," katanya lirih.

Kepala Desa (Kades) Sentul, Sugiono membenarkan ada warganya yang menderita sakit selama tujuh tahun tersebut. Pihak desa juga sudah memberikan bantuan sedemikian rupa. Baik bantuan berupa materi maupun pengobatan saat ke rumah sakit Jombang.

"Namun untuk pengobatan ke rumah sakit yang fasilitasnya lebih lengkap memang belum terwujud. Sebelumnya, kami sudah mengupayakan, yakni saat yang bersangkutan dibawa ke RSUD Jombang," kata Sugiono. [suf]

Tag : polio

Komentar

?>