Senin, 20 Agustus 2018

Rokok Harus Mahal untuk Lindungi Anak

Rabu, 18 Juli 2018 15:07:21 WIB
Reporter : Arini Dwi Sholikatin
Rokok Harus Mahal untuk Lindungi Anak

Surabaya (beritajatim.com)-- Masalah rokok masih menjadi polemik di masyarakat Indonesia. Apalagi sekarang ini tak hanya orang dewasa tapi juga anak-anak sudah mengkonsumsi rokok.

Berkaitan dengan masalah tersebut, diskusi talkshow bertemakan 'Lindungi Anak Indonesia, Rokok Harus Mahal' diadakan di Hotel Singgasana Surabaya pada hari Rabu (18/7/2018).

Ada tiga narasumber, Dr. Santi Martini , Lisda Sundari, dan Dr. Sophiati Sutjahjani.

Lisda Sundari selaku ketua yayasan Lentera Anak Indonesia mengatakan bahwa yang terpenting adalah komitmen untuk menaikkan harga rokok, dan yang bisa menaikkan harga tersebut adalah pemerintah.

Dengan mahalnya harga rokok, tidak hanya menyelamatkan anak-anak tapi dapat membantu menyejahterakan keluarga miskin.

"Sebenarnya pemerintah sudah memiliki regulasi dimana adanya aturan-aturan tentang batas jual beli rokok, namun kita masih kurang mengimplementasikannya. Dan kita juga harus sering mengadakan kampanye agar anak bisa menyuarakan suaranya untuk melarang orang tuanya merokok. Dan juga masih banyaknya iklan rokok yang tersebar ke publik, harus dihentikan ", tambah Dr. Santi Martini, wakil dekan fakultas kesehatan masyarakat universitas Airlangga.

70% masyarakat miskin di Indonesia mengkonsumsi rokok. Penghasilan mereka hampir lebih besar untuk rokok daripada untuk kebutuhan pangan. Memangkas akses masyarakat miskin dan anak-anak dari jangkauan rokok dengan menaikkan harga setinggi mungkin adalah salah satu solusi yang bisa ditetapkan.

Karena itu, peran pemerintah sangat besar dalam mengatasi masalah ini. Tak hanya menaikkan bia cukai rokok, tapi larangan merokok di suatu daerah bisa dilakukan untuk menciptakan kota layak anak.

"Menaikkan harga rokok itu merupakan salah satu strategi pengendalian tembakau yang sudah disepakati diseluruh dunia melalui WHO dengan MPOWER yaitu metode mengurangi konsumsi rokok," tegas Lisda. (arn/ted)

Tag : rokok

Komentar

?>