Sabtu, 21 Juli 2018

Menristekdikti Tegaskan Tidak Boleh Ada Penyalahgunaan SKTM Bidikmisi

Kamis, 12 Juli 2018 17:15:35 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Menristekdikti Tegaskan Tidak Boleh Ada Penyalahgunaan SKTM Bidikmisi

Surabaya (beritajatim.com) - Setelah pengumuman Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) berbagai kampus saat ini sedang dalam proses daftar ulang mahasiswa baru.

Saat ini proses penerimaan calon mahasiswa baru terutama pendaftar Bidikmisi menjadi sorotan. Pasalnya masih maraknya surat keterangan tidak mampu palsu atau tidak sesuai dengan keadaan ekonomi sebenarnya.

Menanggapi hal tersebut Menristekdikti, Prof Mohamad Nasir saat ditemui disela-sela kegiatan peresmian RS Hewan Pendidikan Unair  mengatakan bahwa dirinya tidak akan mentolerir pemberi keterangan palsu untuk memperoleh beasiswa Bidikmisi.

"Tidak boleh ada yang memberikan SKTM yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya, jangan sampai anak orang kaya punya mobil Alphard tapi meminta SKTM untuk acc Bidikmisi. Itu namanya mengambil hak yang benar-benar membutuhkan. Tidak boleh seperti itu," ujar Prof. Nasir.

Prof Nasir juga menjelaskan bahwa ditiap tiap kampus sudah terdapat tim verifikasi berkas Bidikmisi yang juga bertugas untuk melakukan visitasi atau kunjungan ke rumah-rumah pendaftar Beasiswa Bidikmisi untuk croscek langsung lapangan.

"Kalau ada ditemukan yang seperti itu, maka harus segera ditangani, copot berkas beasiswanya dan berikan kepada yang benar-benar membutuhkan. Harus tegas jangan sampai kecolongan. kalau ada kecolongan biar nanti saya minta Rektor yang bertanggung jawab," pungkasnya. [adg/ted]

Tag : sbmptn

Komentar

?>