Selasa, 20 Nopember 2018

Pikachu Pizza Khusus Anak Autis Karya Mahasiswa UMS

Selasa, 10 Juli 2018 22:00:56 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Pikachu Pizza Khusus Anak Autis Karya Mahasiswa UMS

Surabaya (beritajatim.com) - Tiga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), yakni Vika Ramadhana Fitriyani, Zakiyah, dan Ainiyatul Luluk Atul Lababah berhasil meraih hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2018 dari Pikachu, pizza khusus untuk anak penderita Autisme.

Pikachu dipamerkan di UMS hari ini, Selasa (10/7) bersama dengan gelaran Teater Boneka Nelida. Pizza khusus untuk anak penderita autisme ini merupakan makanan ringan free gluten dan kasein serta bergizi dengan tampilan yang menarik.

Pikachu ini diciptakan sebagai alternatif makanan ringan yang dibuat dengan bahan bahan yang aman dan diperlukan oleh anak autism dan ADHD.

Menurut, Vika Ramadhana, ketua kelompok Pikachu banyaknya batasan makanan untuk anak autis menjadikan banyak anak autis yang kekurangan gizi.

"Karena anak autis tidak boleh makan makanan yang asin dan terlalu manis, kadang juga menghindari nasi dan hanya makan buah jadi banyak anak autis yang kekurangan gizi. jadi kami buat ini supaya anak autis bisa makan pizza seperti anak normal tapi semua kandungannya tetap bisa dikonsumsi dan aman serta bergizi oleh anak autism," ungkap Vika, gadis yang menemukan ide Pikachu pertama kali.

Bahan-bahan Pizza Pikachu ini sendiri terdiri dari tepung kacang hijau, tepung kentang, minyak biji bunga matahari, garam Himalaya, daging cincang, Buah Bit sebagai pengganti saos, dan sayur sayuran.

Vika juga menambahkan bahwa semua informasi mengenai bahan-bahan Pizza Pikachu ini didapat dari berbagai jurnal ilmiah dalam dan luar negeri, konsultasi, dan berbagai referensi buku lainnya.

"Ya kami baca-baca jurnal, buku dan banyak konsultasi, bahan makanan mana saja yang bisa dikonsumsi anak autis, kami temukan garam Himalaya, kacang hijau, buah bit dan lain sebagainya. dari situ kemudian kami pikir dan akhirnya kami menemukan bahwa tepung terigu  yang tinggi kasein bisa diganti dengan kacang hijau yang dijadikan tepung yang rendah kasein, buah bit bisa dibuat pengganti caos," pungkas Vika. [adg/ted]

Tag : ums

Komentar

?>