Senin, 19 Nopember 2018

Puluhan Orang Tua Wali Protes Transparansi Pagu PPDB SMA di Dindik Jatim

Rabu, 04 Juli 2018 13:45:25 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Puluhan Orang Tua Wali Protes Transparansi Pagu PPDB SMA di Dindik Jatim

Surabaya (beritajatim.com) - Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA pada 28 Juni 2018 lalu sepertinya membawa kekecewaan tersendiri bagi beberapa orang tua wali maupun calon siswa.

Pasalnya beberapa orang tua wali merasa dirugikan karena pihak penyelenggara PPDB, yakni Dinas Pendidikan Provinsi dinilai tidak transparan dalam penentuan dan pengisian pagu dan zonasi sehingga para siswa tidak bisa sekolah di SMA atau SMK Negeri.

Hasilnya siang ini, Rabu (4/7), puluhan orang tua wali beserta relawan peduli PPDB, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jatim (Dindik Pemprov).

Salah satu wali murid bernama Ali mengatakan bahwa anaknya memiliki nilai yang tinggi dan dengan zonasi yang tepat tetapi tidak bisa diterima di sekolah pilihannya.

"Anak saya itu nilainya bagus, tapi malah tergeser dengan siswa lain yang tidak sesuai zonasi. Jelas saya tidak terima lah. katanya harus mendaftar sekolah yang dalam zona domisili kok bisa anak saya tidak keterima, malah siswa dari daerah lain keterima," ujar Ali

Aksi unjuk rasa tersebut kemudian dilanjutkan dengan konsolidasi tertutup bersama perwakilan Dindik, Karyanto selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah kota Surabaya.

"Ya kalau ada masyarakat yang saat ini melapor ke Dinas Pendidikan tentang PPDB pasti akan dicatat permasalahannya dan dilayani dengan baik dan akan kami laporkan ke Kepala Dindik. Untuk kemungkinan pembukaan pagu, seperti yang sudah disampaikan, di kota kota besar sudah selesai dan akan difokuskan pada kota kota kecil yang pagunya kurang," ujar Karyanto.

Sedangkan dari pihak, wali murid mengatakan bahwa konsolidasi hari ini masih mencapai tahap yang belum begitu memuaskan. Menurut

Wawan Hendrianto dari komunitas Bambu Runcing Surabaya yang juga sebagai konsolidator pihak orang tua wali mengatakan bahwa upaya yang diberikan Dindik untuk permasalahan ini adalah dengan membantu para siswa yang saat ini belum diterima sekolah negeri.

"Ya setidaknya untuk siswa yang saat ini Dindik sudah berjanji untuk membantu, selain itu juga Dindik juga berjanji untuk pembenahan sistem transparansi PPDB khusunya untuk pagu, penilaian dan zonasi. Jadi kami tunggu ikhtikat baik dari Dindik," pungkas Wawan. [adg/ted]

Tag : ppdb surabaya

Komentar

?>