Rabu, 26 September 2018
Dibutuhkan Wartawan Bidang Hukum dan Kriminal untuk ditempatkan di Surabaya, kirim lamaran ke beritajatim@gmail.com

Dewan Awasi PPDB Sekolah di Gresik

Selasa, 29 Mei 2018 16:39:18 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Dewan Awasi PPDB Sekolah di Gresik
Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) - Sekolah-sekolah di Kabupaten Gresik mulai membuka pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk siswa. Di antaranya tingkat SD hingga SMP.

Proses PPDB diselenggarakan dengan sistem online yang labih terbuka dan transparan. Dimana dengan sistim online tersebut pendaftaran siswa akan terlihat tingkat kelulusan atau tidaknya, karena diambil dari nilai siswa yang secara otomatis nilai siswa rendah akan tersingkir sesuai dengan ketentuan nilai minimal yang diterima pihak sekolah.

Kendati saat ini sekolah menggunakan sistim online, bukan berarti tidak ada kesempatan dan peluang bagi sekolah untuk 'bermain' dalam PPDB. Dimana hal itu bisa saja memamfaatkan cara lain. Seperti jalur guru dan warga tempatan. Sehingga dampaknya akan merugikan masyarakat dan pendidikan kedepan.

Agar kecurangan dan kejadian itu bisa diatasi, DPRD Gresik melalui Komis IV selaku mitra pendidikan akan ikut melakukan pengawasan dan pengawalan selama penerimaan siswa baru oleh pihak sekolah. Agar penerimaan siswa itu sesuai dengan harapan pemerintah dalam pemerataan pendidikan pada masyarakat.

Seperti yang disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Khoirul Huda. Jika dalam pelaksanaan PPDB ini, ia bersama pihak komisi akan melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Baik Dinas pendidikan maupun pihak sekolah yang melakukan PPDB.

"Kita akan pantau PPDB ini, agar pendidikan kita lebih merata kedepannya," ujarnya, Selasa (29/05/2018).

Ia menambahkan, selain menggunakan sistem pendaftaran online. PPDB SMP 2018 juga memberlakukan sistem zona (domisili berdasarkan KK). Harapannya, dengan sistem itu siswa yang mendaftar menyesuaikan dengan tempat tinggal.

"Dua sistem itu sebenarnya sudah berlaku seperti tahun lalu. Cuma tambahannya, siswa yang berprestasi baik di bidang pendidikan maupun non pendidikan nilai skornya bisa tinggi," tambahnya.

Saat ditanya masih maraknya jalur titipan yang kerapkali terjadi. Dijelaskan Khoirul Huda, mengenai hal itu masyarakat bisa melapor ke dewan disertai dengan bukti otentik. Pasalnya, dengan bukti pihaknya bisa memanggil kepala dinas pendidikan maupun pihak kepala sekolah.

"Kami berharap pelaksanaan PPDB kali ini bisa lebih baik dibanding tahun lalu. Soal adanya titipan masyarakat silakan melapor ke dewan asal ada bukti," tandasnya. [dny/but]

Tag : ppdb

Komentar

?>