Jum'at, 20 Juli 2018

Pemkab Bojonegoro Gratiskan Perawatan ODGJ

Minggu, 27 Mei 2018 14:41:43 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Pemkab Bojonegoro Gratiskan Perawatan ODGJ

Bojonegoro (beritajatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro membebaskan biaya perawatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). "Tak hanya yang menjalani perawatan di Bojonegoro akan tetapi sampai perawatan di Surabaya gratis," kata Plt Ketua Tim Penggerak PKK, Narty Supriyanto, saat mengunjungi ODGJ di wilayah Desa Samberan, Kecamatan Kanor, kemarin.

Ditegaskan oleh Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro bahwa dirinya mendapatkan amanah dari Pj Bupati Supriyanto untuk mendatangi sekaligus memberikan santunan kepada keluarga ODGJ di Bojonegoro. Pembiayaan pengobatan ODGJ yang dilakukan Pemkab ini diharapkan mendapat dukungan dari keluarga yang menderita gangguan psikologis.

"Selama keluarga merelakan penderita ODGJ dirawat di Rumah sakit Menur Surabaya, maka pemkab akan menanggung biaya perawatan tersebut. Bahkan pihak RS Menur telah memberikan lampu hijau untuk menjemput," tegasnya.

Sebagian keluarga penderita ODGJ belum bisa menerima dengan baik program pengobatan gratis itu. Mulai 5 Mei 2018, Ketua Tim Penggerak PKK aktif turun lapangan untuk menyapa dan melihat langsung keluarga yang memiliki ODGJ.

Sehari sebelumnya istri Pj Bupati Bojonegoro ini menyapa tiga ODGJ yang ada di Kecamatan Bojonegoro dan Kapas. Dia sangat berharap perhatian keluarga dalam merawat ODGJ benar-benar diperhatikan dan jangan sampai dibiarkan begitu saja.

Tak sekadar datang, namun Narty Suprianto juga memberikan santunan Rp500 ribu untuk keluarga ODGJ, paket sembako dan jajanan untuk ODGJ. "Masyarakat sekitar harus turut serta meringankan beban keluarga ODGJ setidaknya jangan mengucilkan mereka," harapnya.

Berdasarkan data pasien ODGJ pada 2018 di Bojonegoro ada sebanyak 31 pasien. Dari jumlah tersebut diantaranya masih ada yang dikurung dalam ruang khusus dengan pertimbangan keamanan, karena membahayakan orang lain.

Namun banyak pula yang sudah jauh lebih baik dan bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan warga sekitar. Diharapkan dengan adanya pengobatan gratis bagi penderita ODGJ ini tidak ada lagi pasien yang dipasung atau dikurung. [lus/suf]

Komentar

?>