Jum'at, 19 Oktober 2018

BBPOM Temukan Lima Takjil Mengandung Boraks dan Formalin

Jum'at, 25 Mei 2018 04:21:51 WIB
Reporter : Zamachsari
BBPOM Temukan Lima Takjil Mengandung Boraks dan Formalin

Sampang (beritajatim.com) - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan lima jenis makanan takjil yang dijual di area Monumen Trunojoyo Sampang, mengandung boraks dan formalin.

Penemuan jenis makanan mengandung bahan pengawet berbahaya ini dilakukannya saat melakukan Inspeksi mendadak (sidak), Kamis (24/5/2018) sore.

Sapari, Kepala BBPOM Surabaya mengatakan. Saat melakukan sidak, pihaknya mengambil 26 sampel makanan untuk dilakukan uji lab melalui mobil lab yang dibawanya dari Surabaya. Hasilnya, lima makanan mengandung boraks dan formalin, diantaranta krupuk, pentol, peyek, cincau dan ikan bandeng.

"Dengan temuan ini kami sarankan kepada penjual untuk tidak menjualnya lagi. Dan bagi penjual harus diberi pembinaan. Jadi kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mengenai temuan ini. Karena tugas kita adalah melindungi masyarakat dari obat maupun makanan yang merugikan kesehatan," kata Sapari.

Sementara Sekretaris Dinkes Sampang, Asrul Sani mengatakan, penjual takjil menurutnya tidak mengetahui bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya ini. Sebab, makanan yang dijualnya bukan dari hasil produksi sendiri, melainkan hanya mengambil barang titipan dari pengusaha lainnya.

"Kami akan melakukan sosialisasi pada pedagang, khsusunya para penjual takjil," pungkasnya. [sar/suf]

Tag : takjil

Berita Terkait

    Komentar

    ?>