Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Brantas Abipraya Beri Bimbingan Teknis K3 Konstruksi

Selasa, 15 Mei 2018 15:52:03 WIB
Reporter : Ainur Rohim
Brantas Abipraya Beri Bimbingan Teknis K3 Konstruksi

Malang (beritajatim.com)--PT Brantas Abipraya (Persero), perusahaan konstruksi milik negara, bersama Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya menyelenggarakan bimbingan teknis K3 Konstruksi.

Tak hanya itu, kegiatan yang juga bekerjasama dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema) dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) ini juga akan memberikan Distance Learning (SIBIMA) Tenaga Ahli Muda K3 Konstruksi.

“Ini merupakan realisasi dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Abipraya dengan menyasar kepada pelajar berprestasi calon pekerja kontruksi tanpa dipungut biaya dengan persyaratan tertentu. Nantinya para mahasiswa ini akan siap mengikuti uji sertifikasi pekerja konstruksi yang diwajibkan untuk para pekerja,” ujar Widyo Praseno, Direktur Operasi II PT Brantas Abipraya (Persero).

Widyo Praseno menambahkan, kegiatan ini pun terdorong dilaksanakan dalam rangka implementasi Undang-Undang Republik Indonesia No. 02 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang menyatakan setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja.

Permasalahan K3 konstruksi seringkali menjadi penyebab banyaknya kecelakaan kerja, seperti rendahnya pemahaman dan kepekaan terhadap bahaya dan risiko konstruksi.

Kegitan ini pula menjadi salah satu sosialisasi pentingnya tenaga kerja bersertifikat dan bertujuan untuk nantinya melindungi tenaga kerja nasional agar memiliki nilai tambah yaitu lebih berkompeten dan produktif.

“Peran mahasiswa sebagai penerus generasi konstruksi sangatlah penting, sehingga kami menginisiasi program bimbingan tersebut sekaligus pelatihan untuk Ahli K3 Konstruksi Muda ini agar mereka mampu bersaing dan siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” imbuh Seno.

Selain Polinema, dalam kegiatan ini beberapa Universitas terkemuka di Malang juga ikut berpartisipasi seperti Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas UIN Malik Ibrahim, ITN Malang, UNISMA, Universitas Widyagama, Universitas Merdeka, Universitas Gajayana, Universitas Tribuana Tungga Dewi dan Universitas Khatolik Widya Karya dengan total partisipan mencapai 1.000 peserta. [air]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>