Kamis, 19 Juli 2018

Didominasi Gizi Kurang

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sumenep Meningkat

Senin, 16 April 2018 16:33:42 WIB
Reporter : Temmy P.
Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sumenep Meningkat

Sumenep (beritajatim.com) - Angka kematian ibu melahirkan di Kabupaten Sumenep pada 2017 meningkat 4 persen dibanding tahun 2016.

"Sebenarnya 4 persen itu bukan angka yang besar, karena peningkatannya hanya 1 org. Tahun 2016 angka kematian ibu melahirkan 11 orang, kemudian tahun 2017 naik menjadi 12 orang. Kalau tahun 2018 ini turun. Hanya 2 orang hingga bulan April," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. A. Fatoni, Senin (16/04/2018).

Ia memaparkan, penyebab kematian ibu melahirkan didominasi kurangnya gizi ibu selama masa kehamilan, terutama di trimester pertama.

"Kasus kematin ibu melahirkan sebagian besar karena kadar hemoglobin atau sel darah merahnya rendah. Ini artinya, faktor gizi ibu saat hamil, sangat kurang," ucapnya.

Ia berharap agar keberadaan Posyandu di masyarakat terus diaktifkan, termasuk untuk ibu hamil. Pemeriksaan bagi ibu hamil harus valid. Dengan demikian, apabila ada keluhan, bisa terdeteksi sejak awal.

"Setiap ibu hamil harus punya KMS atau kartu menuju sehat. Disitu ada skor, sehingga bisa dibaca, apakah ibu hamil ini masuk kategori resiko rendah, resiko tinggi, atau sangat tinggi, karena penanganannya beda-beda," paparnya. (tem/ted)

Tag : gizi buruk

Komentar

?>