Selasa, 16 Oktober 2018

Satpol PP Temukan Saklar Listrik di Pohon Penghijauan

Sabtu, 07 April 2018 12:15:46 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Satpol PP Temukan Saklar Listrik di Pohon Penghijauan

Bojonegoro (beritajatim.com) - Pohon penghijauan seputar jalan protokol di Kabupaten Bojonegoro ditemukan saklar listrik. Saklar yang memiliki aliran listrik itu membahayakan bagi masyarakat. Saklar listrik biasanya digunakan untuk penerangan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Temuan tersebut diketahui saat petugas gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Lingkungan Hidup dan PLN Bojonegoro melakukan penertiban dibeberapa jalan protokol terkait dengan banyaknya PKL yang membiarkan lapaknya di trotoar.

"Selain itu ditemukan pula meteran PLN dibeberapa titik yang tidak pada mestinya seperti di trotoar dan bangunan yang tidak berpenghuni," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro, Achmad Gunawan, Sabtu (3/4/2018).

Menurut Gunawan, Satpol PP sebenarnya memberi kesempatan PKL untuk memanfaatkan jalan protokol untuk digunakan aktifitas bagi mereka dengan ketentuan tidak ada alat atau barang milik PKL yang dibiarkan permanen atau tertinggal. "Malah ini tadi ditemukan 3 pohon yang dipasang saklar listrik dan setelah di cek ternyata ada daya listriknya," tegasnya.

Menurut Gunawan, hal itu melanggar ketentuan dan sangat membahayakan publik. Apalagi ada pelanggaran yang sangat serius yakni pohon yang dipaku dan sengaja dipasang saklar bermuatan listrik bisa dikenai tindakan karena merusak Lingkungan Hidup dan menyalahi komitmen yang dibuat sendiri oleh PKL bahwa tidak akan meninggalkan barang mereka.

Salah satu temuan meteran listrik yang terpasang di trotoar diantaranya berada di Jalan Jaksa Agung dan Taman Rajekwesi. Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Satpol kemudian berkoordinasi dengan pihak PLN. "Instalasi yang dipasang nantinya sesuai ketentuan yang dipersyaratkan oleh pihak PLN antara lain tempat memedai dan dikeamanan harus menjadi pertimbangan utama," ungkap Humas PLN, Sonny Fajar.

Sonny menjelaskan, pihaknya siap mendukung dan membantu jika sewaktu waktu dibutuhkan dan siap memberikan SOTL di beberapa fasilitas umum yang bisa di manfaatkan oleh PKL. Hanya saja, lanjut dia, dengan beberapa catatan ada persetujuan dari Pemerintah Daerah setempat. "PLN harus menyediakan fasilitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat," pungkasnya. [lus/but]

Tag : lingkungan

Komentar

?>