Rabu, 18 Juli 2018

STAIN Pamekasan Beralih Status Menjadi IAIN Madura

Jum'at, 06 April 2018 06:37:22 WIB
Reporter : Samsul Arifin
STAIN Pamekasan Beralih Status Menjadi IAIN Madura

Pamekasan (beritajatim.com) - Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan Mohammad Kosim menyampaikan perguruan tinggi yang dipimpinnya berganti nama menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.

Hal itu disampaikan setelah pihaknya mendapat informasi Presiden RI Joko Widodo sudah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2018 tentang IAIN Madura, Kamis (5/4/2018). "Dengan terbitnya perpres itu, maka spekulasi alih status STAIN menjadi IAIN sudah terjawab," kata Mohammad Kosim.

"Penantian panjang warga STAIN Pamekasan dan masyarakat Madura untuk beralih status menjadi IAIN sudah berakhir dengan terbitnya Perpres 28 Tahun 2018 tentang," sambung pria yang akrab disapa Pak Kosim dengan haru.

Selain IAIN Madura, Presiden Jokowi juga menandatangani tujuh perpres lain tentang alih status. Masing-masing IAIN Bangka Balitung, Bone, Curup, Kediri, Kudus, Parepare dan IAIN Papua. "Saat ini kami masih menunggu langkah Kemenkum HAM RI mengundangkan perpres ke dalam lembaran negara," ungkapnya.

Sebab dari perpres memang masih membutuhkan legalitas berupa perundang-undangan melalui Kemenkum HAM. "Jika sudah diundangkan, maka perpres tersebut secara resmi berlaku. Setelah itu kami tinggal menunggu tahapan berikutnya, yakni peresmian IAIN Madura oleh pemerintah," tegas pimpinan perguruan tinggi yang terletak di Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan.

"Rencananya kami juga akan melakukan peresmian dan transformasi STAIN Pamekasan menjadi IAIN Madura bersamaan dengan launching terjemahan Alquran ke dalam bahasa Madura yang hampir tuntas digarap oleh tim STAIN Pamekasan," pungkasnya.

Dari itu pihaknya menyampaikan syukur atas perubahan status kampus yang dipimpinnya bertransformasi menjadi IAIN Madura. "Sebenarnya hal ini (perubahan status) tidak lepas dari masa kepemimpinan sebelumnya, kami hanya meneruskan dan merealisasikannya, alhamdulillah," pungkasnya. [pin/suf]

Komentar

?>