Sabtu, 22 September 2018

Pesan Gus Ipul pada Santri At Taufiq Sampang

Rabu, 21 Maret 2018 13:24:52 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Pesan Gus Ipul pada Santri At Taufiq Sampang

Surabaya (beritajatim.com) - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) hadir pada acara Tabligh Akbar Milad III Majelis Pemuda Bersholawat At Taufiq di Alon-Alon Sampang, Selasa (20/3/2018) malam hingga Rabu (21/3/2018) dini hari.

Pada acara bertema 'Atas Nama Cinta' ini, Gus Ipul mengajak para jemaah untuk menyelaraskan semangat cinta agama dengan cinta tanah air.

Di awal sambutannya, atas nama salah satu Ketua PBNU, Gus Ipul mengaku gembira bisa bersama Majelis Pemuda Bersholawat selama tiga tahun berturut-turut.

"Saya berbahagia. Kami terus bisa bersama sampai di tahun ketiga. Terus terang, kami ingin terus menjadi bagian dari At Taufiq agar bisa sama-sama selamat dunia akhirat," ujar Gus Ipul.

Keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini menambahkan, majelis ini menjadi salah satu media pembelajaran untuk lebih mengenal ajaran agama.

"Melalui majelis ini, kita bisa menjadi umat yang mencintai ilmu dan juga agama. Jalan kebahagiaan, satu di antaranya bisa mengaji kepada para kiai," katanya.

Cinta agama, menurut Gus Ipul, wajib dilakukan dengan cara mengamalkan ajaran Rosul.

"Ada sebuah kutipan, bahwa dengan Ilmu hidup akan menjadi lebih mudah, dengan Agama hidup akan menjadi lebih terarah. Sehingga, kalau ingin mengangkat kehidupannya, maka laksanakan perintah agama," kata Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode yang sedang non aktif ini.

Sebagai warga negara, Gus Ipul mengatakan bahwa santri juga harus mewujudkan cinta tanah air.

"Santri juga harus menjadi garda terdepan dalam menjaga tanah air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas mantan Ketua Umum GP Ansor dua periode ini.

Untuk membakar semangat cinta tanah air inilah, Gus Ipul lantas mengajak ribuan santri yang hadir pada Majelis iti menyanyikan dua lagu nasional. Yakni, 17 Agustus dan Garuda Pancasila.

"Semua hapalkan? Ayo bersama-sama, 17 Agustus tahun 45. Itulah hari kemerdekaan kita," begitu potongan nyanyian Gus Ipul yang lantas diikuti ribuan santri.

Gus Ipul meyakini bahwa para santri yang hadir tersebut juga bisa menjadi agen perubahan dalam memperbaiki mental pemuda. Terutama, untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.

"Tadi juga dinyanyikan oleh Majelis Sholawatnya bahwa para santri tak sempat pacaran karena sibuk Bersholawat," ujarnya.

"Tak hanya itu, saya pun menyakini bahwa para santri akan sekaligus menjauhi narkoba," pujinya.

Di akhir sambutannya, Gus Ipul kemudian mendoakan cita-cita jemaah dapat segera terkabul.

"Saya doakan salah satu yang hadir di majelis nantinya bisa menjadi Presiden Indonesia," kata kandidat gubernur nomor urut dua ini yang lantas disambut pekik 'Amin' oleh jemaah bersamaan. [tok/but]

Tag : pesantren

Komentar

?>