Sabtu, 15 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Banyuwangi Dapat Bantuan Calon Dokter Spesialis Unair

Sabtu, 24 Februari 2018 04:18:58 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Banyuwangi Dapat Bantuan Calon Dokter Spesialis Unair

Banyuwangi (beritajatim.com) – Para calon dokter spesialis Universitas Airlangga (Unair) bakal menyerbu Kabupaten Banyuwangi. Mereka akan melayani sekaligus membantu peningkatan derajat kesehatan masyarakat di kabupaten tersebut.

"Para calon dokter spesialis tersebut akan praktik di Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan. Tentu juga edukasi kesehatan ke desa-desa. Sekarang dalam proses, sebentar lagi," ujar Ketua Senat Akademik Universitas Airlangga Prof Dr Joewono Soeroso, dr, SpPD-KR, M.Sc saat bersilaturahim dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Jumat (23/2/2018).

Program tersebut melengkapi pengiriman mahasiswa Fakultas Kedokteran Unair ke Banyuwangi. Selama ini telah berjalan dengan jumlah lebih dari seratus calon dokter yang ikut mengabdi di puskesmas-puskesmas. "Jadi, sebelumnya calon dokter yang dikirimkan, saat ini calon dokter spesialis," kata Joewono

Langkah itu, kata Joewono, merupakan bagian dari kolaborasi antara Unair dan Pemkab Banyuwangi. Apalagi, Unair juga telah mendirikan kampus di Banyuwangi. Dia mengapresiasi langkah Pemkab Banyuwangi yang begitu intensif meningkatkan kualitas SDM.

"Sejak awal kami melihat komitmen kuat Pemkab Banyuwangi dan Pak Azwar Anas (bupati Banyuwangi) dalam mengembangkan sumberdaya manusia (SDM). Dan kami melihat daerah ini terus tumbuh pesat. Menjadi tugas akademisi seperti kami untuk hadir mendukung penuh," ujar guru besar bidang penyakit dalam tersebut.

Prof Joewono berharap, Unair Kampus Banyuwangi yang sudah menjalankan perkuliahan sejak tiga tahun lalu bisa menjadi Universitas Negeri Banyuwangi tersendiri. Saat ini, Unair Kampus Banyuwangi telah mempunyai 800 mahasiswa yang datang dari 19 provinsi seluruh Indonesia.

Terdapat empat program studi di kampus tersebut, yaitu akuntansi, kesehatan masyarakat, kedokteran hewan, dan budidaya perairan.

"Kami terus akan meningkatkan kualitas prodi yang telah ada agar bisa menjadi fakultas dan menjadi universitas tersendiri. Sehingga cita-cita untuk mendirikan Universitas Negeri Banyuwangi segera terwujud," harapnya.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas menyambut hangat langkah yang dilakukan oleh Unair untuk mendatangkan para calon dokter spesialis ke Banyuwangi.

"Sejak awal keberadaan Unair di Banyuwangi ini kita niatkan salah satunya untuk mengatasi kelangkaan dokter di Banyuwangi. Kami juga memberi beasiswa calon dokter spesialis asal Banyuwangi, di antaranya kuliah di Unair," terangnya.

Silaturahim Senat Akademik Unair dan Bupati Anas itu juga diikuti sejumlah guru besar, di antaranya Prof Moch Amin Alamsjah yang juga wakil rektor III Unair, Prof Soetojo, Prof Ramlan Surbakti, Prof. Dian Agustia dan sejumlah guru besar lainnya. Ada pula Wakil Rektor IV Unair Junaidi Khotib, Ph.D. [rin/suf]

Tag : dokter

Komentar

?>