Sabtu, 15 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Karya Anak SMA Ponorogo

Sekali Klik, Ribuan Lowongan Kerja Tersedia

Selasa, 20 Februari 2018 11:31:53 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Sekali Klik, Ribuan Lowongan Kerja Tersedia

Ponorogo (beritajatim.com) - Idenya simpel, hanya ingin membantu para pencari kerja mudah menemukan pekerjaan melalui genggaman smartphonenya. Ide itu lalu diaplikasikan oleh empat siswa SMA Muhammadiyah Ponorogo.

Adalah M. Furqan Hidayatullah (XI IPS 1), Rifqi Fathin Al Hamid (XI IPA), M Akif Tholibulhuda (XI IPA 1) dan Dicky Bagus Sanjaya (XII IPA 3). Keempatnya maju untuk ikut lomba yang diselenggarakan oleh Alumni Universitas Jendral Sudirman (Unsoed) di Solo beberapa waktu lalu.

Keempatnya membuktikan bahwa, aplikasi yang kedepannya bisa membantu pencari kerja mencuri hati para juri. Akhirnya menyisihkan ribuan peserta yang mengikuti kompetisi tahunan ini.

"Dari ribuan itu, hanya 72 kelompok yang masuk final. Dari seluruh Indonesia. Kami bersaing dengan orang Medan, Makassar dan lain-lain," kata M. Furqan mengawali wawancara dengan beritajatim.com, Selasa (20/2/2018).

Furqan mengaku, aplikasi Job  Cyrcle Cara Smart Meningkatkan Kesejahteraan Untuk Mewujudkan Kemajuan Bangsa memang hampir sama dengan job street. Namun ada perbedaan.

"Disini semua bisa masuk. Mulai pencari kerja, membuka peluang lapangan kerja maupun perusahaan yang memang membuka lowongan kerja," katanya.

Bedanya, lanjut dia, ada klarifikasinya. Ada perternakan, pertanian, perkebunan, perdagangan, perikanan dan kantor atau instansi. Dia mengaku nanti kedepannya, si pencari kerja diarahkan sesuai ilmunya.

"Sekali klik akan ada ribuan lowongan kerja sesuai dengan ilmunya. Nanti baru minatnya dan meruncing ke pengalamannya," tambahnya.

Namun, lanjut dia, aplikasi ini masih embrio. Jadi belum 100 persen. Walaupun sudah merebut hati juri dan mendapat juara 1. "Ya masih embrio perlu penyempurnaan dan bantuan," katanya

Sementara, siswa lainnya, Rifqi, mengaku, ide aplikasi ini sudah setahun lamanya. Dan baru diaplikasikan ke lomba karena tepat sasaran.

Awal idenya karena boomingnya aplikasi. Mulai dari belanja online seperti bli-bli, terus transportasi yang gojek.

"Akhirnya riset, aplikasi pencari kerja tidak ada. Jadi kami buat lah aplikasi tersebut. Sampai ada moment lomba. Kami aplikasikan," bebernya.

Di sisi lain, Diky, mengaku, pengalaman di lomba tersebut yakni mengalahkan saingan dari kota sendiri. Yakni salah satu SMA Negeri di Ponorogo bagian Barat.

"Mereka membawa tema teknologi makanan. Akhirnya kami yang bisa menang walaupun masih embrio," jelasnya.

Dia berharap, bupati atau pemerintah bisa membantu menyempurnakan aplikasi tersebut. Entah kerjasama dengan perusahaan lain agar terwujud aplikasi sekali klik langsung banyak pilihan kerja. [mit/but]

Tag : sma

Komentar

?>