Rabu, 23 Mei 2018

2 Santri di Pamekasan Kembali Jalani Perawatan Intensif di Rumah Sakit

Kamis, 15 Februari 2018 08:38:57 WIB
Reporter : Samsul Arifin
2 Santri di Pamekasan Kembali Jalani Perawatan Intensif di Rumah Sakit

Pamekasan (beritajatim.com) – Dua pasien vaksin difteri asal Desa Bangkes, Kecanatan Kadur, kembali mendapatkan perawatan intensif di salah satu rumah sakit swasta di Pamekasan pasca mendapatkan perawatan di Puskesmas Kadur.

Kedua pasien tersebut tercatat sebagai santri Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam, Kadur, Pamekasan. Kedua santri masing-masing Nur Hayati dan Yuliatin, keduanya dirujuk ke rumah sakit karena kondisi mereka tak kunjung membaik.

"Setelah beberapa hari dirawat di Puskesmas Kadur, orang tua santri langsung membawa pulang. Dan tadi malam langsung dibawa ke rumah sakit (swasta) di Pamekasan," kata salah satu pengurus pesantren Khoirus Sholeh kepada beritajatim.com, Kamis (15/2/2018).

Diakuinya, pasca mendapatkan suntik difteri beberapa waktu lalu. Terdapat puluhan santri yang harus menjalani perawatan intensif di sejumlah Puskesmas di tiga kecamatan berbeda, hanya saja sebagian besar di antara mereka diperkenankan pulang dan dirawat di rumah masing-masing.

"Semalam kami dapat informasi bahwa dua santri harus kembali dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif," ungkapnya.

Sebelumnya pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan maupun Dinkes Provinsi Jawa Timur menyatakan berdasar hasil observasi yang dilakukan, kejadian tersebut akibat trauma psikologis yang dialami para santri. Sehingga juga berdampak terhadap santri lain yang juga menjalani suntik difteri. [pin/suf]

Komentar

?>