Minggu, 23 September 2018

Di Banyuwangi, Anak Putus Sekolah Tinggal 112 Orang

Kamis, 15 Februari 2018 08:03:01 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Di Banyuwangi, Anak Putus Sekolah Tinggal 112 Orang

Banyuwangi (beritajatim.com) - Berkat kerja kolaboratif dan inovatif antar pemerintah, dinas, instansi, dan warga, angka putus sekolah di Banyuwangi terus berkurang. Hal ini ditunjukkan daerah di ujung timur Pulau Jawa ini dengan beberapa program.

Di antaranya, siswa asuh sebaya (SAS), Banyuwangi cerdas dan garda ampuh. Khusus yang terakhir inilah program yang dinilai tepat untuk mengentaskan anak putus sekolah di Banyuwangi.

"Garda Ampuh (gerakan daerah angkat anak putus sekolah). Anak-anak putus sekolah kami sisir dan kami kembalikan mereka ke bangku sekolah. Saat ini jumlahnya terus berkurang, sekarang tinggal 112, dari 5200 an anak sebelumnya," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kamis (15/2/2018).

Dari jumlah itu, kata Anas, masih menjadi perhatian pemerintah dan berbagai pihak. Untuk itu, pihaknya meminta agar kerja pemerintah juga dibantu oleh semua lapisan satuan kerja perangkat daerah, kepala desa dan jajaran serta warga.

"Jadi nanti selain mendapat perhatian dari pemerintah, kita juga kerja sama dengan pondok pesantren untuk ikut membantu anak-anak. Problemnya itu, ketika ada anak sudah ikut garda ampuh ternyata orang tuanya meninggal atau kerja di luar negeri sehingga sulit, jadi pondok pesantren ini yang nantinya juga punya peran untuk menampung dan memberikan pendidikan bagi mereka," jelasnya.

Terakhir, lanjuta Anas, pemerintah daerah tengah merancang aplikasi digital untuk memantau keberadaan siswa putus sekolah tersebut.

"Jadi tidak hanya warga miskin, tapi nanti di bidang pendidikan juga ada Garda Ampuh melalui sistem digital kita akan memantau untuk mengetahui letak alamat mereka, sehingga memudahkan kuta nantinya. Digitalisasi ini penting, ini kerja Zaman Now," pungkasnya.

Aplikasi digital itu diberi nama Jalin Kasih yang akan memuat berbagai program penanggulangan kemiskinan. Di antaranya, program distribusi makanan bergizi untuk warga lansia miskin secara rutin Rantang Kasih, Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh), Bedah Rumah, Jemput Bola Rawat Warga Sakit, dan beasiswa Banyuwangi Cerdas. [rin/suf]

Tag : sekolah

Komentar

?>