Jum'at, 23 Februari 2018

Dinkes Jatim Nyatakan Kondisi Pasien Difteri Membaik

Selasa, 13 Februari 2018 06:17:27 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Dinkes Jatim Nyatakan Kondisi Pasien Difteri Membaik

Pamekasan (beritajatim.com) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur Kohar Hari Santoso menyatakan puluhan pasien yang menderita sakit pasca disuntik vaksin difteri di Kecamatan Kadur, sebagian besar mulai membaik.

Bahkan ia juga mengklaim penyebab puluhan siswa dan juga santri yang harus mendapatkan perawatan intensif di sejumlah Puskesmas ataupun di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, disinyalir akibat kondisi tubuh dan mental anak yang cenderung traumatik.

"Saat ini puluhan pasien yang sakit dan di rawat di beberapa pusat kesehatan sudah mulai sehat dan kondisi secara umum sudah mulai membaik," kata Kepala Dinkes Provinsi Jawa Timur Kohar Hari Santoso, Senin (12/2/2018) malam.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan penyebab sakitnya puluhan siswa yang sempat membuat geger masyarakat bukan faktor vaksin difteri. "Persoalannya bukan karena vaksin atau efek dari imunisasi, tapi karena kondisi tubuh dan mental anak yang merasa takut," ungkapnya.

Sebelumnya puluhan siswa dan santri di Kecamatan Kadur, Pamekasan, sempat mengalami kejang dan pingsan pasca mendapatkan suntik difteri dari petugas kesehatan, Sabtu (10/2/2018) kemarin. Bahkan sebagian besar siswa maupun santri harus dilarikan ke Puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis.

Namun pasca kejadian tersebut, Sekretaris Dinkes Pamekasan Ali Maksum menyampaikan kondisi tersebut dinilai sebagai kejadian luar biasa alias KLB. Hanya saja ia enggan menyatakan kondisi tersebut akibat faktor vaksin difteri, tapi justru dinilai karena faktor trauma psikologis. [pin/suf]

Tag : difteri

Komentar

?>