Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Manjakan Pelajar Desa, Banyuwangi Kolaborasi Bareng Ruangguru

Senin, 12 Februari 2018 17:46:40 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Manjakan Pelajar Desa, Banyuwangi Kolaborasi Bareng Ruangguru

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemkab Banyuwangi berkolaborasi dengan perusahaan teknologi pendidikan Ruangguru guna mendorong pemerataan pendidikan berkualitas hingga ke desa. Pembelajaran berbasis digital ini memungkinkan dilakukan seiring berjalannya program ”Smart Kampung” yang memacu masuknya teknologi informasi di desa-desa di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan, kolaborasi ini membuka akses seluas mungkin bagi pelajar desa untuk mendapatkan berbagai pembelajaran berbasis digital secara gratis.

”Selama ini yang bisa dapat les tambahan atau bimbel (bimbingan belajar) hanya pelajar dari keluarga mampu di pusat kota. Nah sekarang, pelajar dari keluarga kurang mampu di desa pun bisa mendapatkan bimbel berkualitas dengan metode belajar yang terstandarisasi,” jelas Anas setelah penandatangan kesepakatan kolaborasi bersama CEO Ruangguru Belva Syah Devara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Senin (12/2/2018).

Program ini dilaksanakan di 24 desa di 24 kecamatan dari 25 kecamatan yang ada. Satu kecamatan yang tidak termasuk adalah kecamatan kota dengan pertimbangan telah lebih maju dibanding lainnya. Dalam beberapa bulan ke depan akan dievaluasi untuk diimplementasikan di desa-desa lainnya dengan sejumlah penyempurnaan.

”Sebagai kerangka dari Smart Kampung Banyuwangi, program ini disebut Kampung e-Learning. Jadi nanti pelajar-pelajar di desa bisa belajar lewat sistem ini. Yang tidak punya smartphone belajarnya di balai desa. Sudah disiapkan pula agenda belajar bareng di balai desa dengan sistem ini,” papar Anas.

”Jadi bimbelnya di balai desa, berbasis online, sangat membantu para pelajar desa yang tak harus ke pusat kota untuk dapat bimbel,” imbuhnya.

Anas menambahkan, program ini digenjot di desa sebagai bagian untuk menyukseskan Nawacita Presiden Jokowi, terkait komitmen membangun bangsa dari pinggiran.

Langkah ini juga dilakukan sebagai wujud komitmen mewujudkan pemerintahan kolaboratif, di mana sejumlah inovasi sosial telah dirangkul Pemkab Banyuwangi guna menyelesaikan problem masyarakat.

”Sebelumnya kami berkolaborasi dengan Gojek mengantar obat ke warga miskin. Lalu ada Ruangguru ini, dan ke depan kita siapkan beberapa model kolaborasi untuk memudahkan UMKM,” ujarnya.

CEO Ruangguru Belva Syah Devara menambahkan, kolaborasi dengan Banyuwangi menjadi pengalaman baru bagi Ruangguru. Dia mengapresiasi komitmen Banyuwangi yang berupaya meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak desa melalui instrumen berbasis teknologi.

”Saya kira ini luar biasa, ini kerja sama pertama kami dengan pemerintah daerah. Kami sangat gembira, dan ini selaras dengan visi Ruangguru yang ingin membantu memeratakan kualitas pendidikan di Tanah Air,” terang Belva.

Ruangguru sebelumnya juga diminta Presiden Joko Widodo untuk membantu peningkatan kualitas pendidikan nasional. [rin/but]

Tag : sekolah

Komentar

?>