Selasa, 19 Juni 2018

Mediasi Batal, Gugatan terhadap Dokter RS National Hospital Dilanjut

Rabu, 31 Januari 2018 21:44:33 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Mediasi Batal, Gugatan terhadap Dokter RS National Hospital Dilanjut

Surabaya (beritajatim.com) - Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilayangkan calon perawat OPA terhadap National Hospital dan dokter Reza Ardian di Pengadilan Negeri Surabaya bakal berlanjut ke pembuktian. Pasalnya mediasi yang ditawarkan hakim Dede Suryaman agar kedua belah pihak berdamai tidak menemukan jalan keluar.

Syahrul Borman, kuasa hukum dr Reza Ardian (tergugat 1) saat ditemui usai mediasi menyatakan kasus ini sudah beberapa kali mediasi, dan gagal. Tak ada kesepakatan antara tergugat dan penggugat.

"Kita keberatan terkait gugatan Rp 5 miliar yang ditujukan kepada klien kita. Saat ketemuan, gugatan sempat turun. Waktu itu minta Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar, tapi tergugat satu keberatan karena tidak masuk akal,” jelasnya.

Syahrul Borman menambahkan, gugatan yang diajukan itu tak masuk akal karena tidak dapat membuktikan secara fakta.

“Tergugat satu sudah menjalankan SOP. Dia juga mendapat tugas dari rumah sakit untuk pemeriksaan check up tapi pemeriksaan luar tidak sampai dalam,”jelasnya.

Sementara pihak penggugat melalui kuasa hukumnya Harymbawa mengatakan, bahwa dalam mediasi antara penggugat dan tergugat tidak ada kesepakatan. "Untuk itu, kita akan mempersiapkan gugatan perdata yang mengarah pada pokok perkara yakni minta ganti rugi perbuatan melawan hukum Rp 5miliar,” ujar Ida Bagus.

Perlu diketahui, perempuan inisial OPA melalui kuasa hukumnya mengajukan perbuatan melawan hukum terhadap dokter Reza Ardian dan Direktur RS National Hospital. OPA mengaku dilecehkan sang dokter saat menjalani tes untuk bisa bekerja di Rumah Sakit mewah ini. [uci/but]

Komentar

?>