Kamis, 13 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Robot Karya Santri Tambakberas Juara Kompetisi Internasional

Selasa, 30 Januari 2018 15:34:42 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Robot Karya Santri Tambakberas Juara Kompetisi Internasional

Jombang (beritajatim.com) - Dua pelajar asal MTsN (Madrasah Tsanawiyah Negeri) Tambakberas Jombang berhasil meraih juara dalam kompetisi robot internasional di Singapura dan Thailand.

Mereka adalah Yusron Roziqin (15) dan Muhammad Reza Hizbulloh (13). Baik Yusron maupun Reza juga santri di PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas.

Dua bocah tersebut berada di luar negeri mulai 23 hingga 29 Februari 2018 untuk mengikuti perlombaan di dua tempat, yakni Singapura dan Thailand. Kedatangan Yusron dan Reza disambut bak pahlawan, Selasa (30/1/2018).

Begitu menginjakkan kaki di sekolah, mereka disambut ratusan orang. Mulai dari guru, pengurus Yayasan Bahrul Ulum hingga murid MTsN Tambakberas sendiri. Bahkan Kepala MTsN Tambakberas M Syuaib mengalungkan bunga bagi keduanya.

Yusron dan Reza kemudian digendong oleh teman-temannya sebagai ungkapan selamat atas prestasi itu. Selain bunga, di leher dua bocah tersebut juga berkalung medali. Sebuah piala berukuran besar juga mengiringi ikut kedatangan mereka.

Reza mengatakan, selain dari Tambakberas, ada 80 tim dari Indonesia yang mengikuti 'Internatonal Robotic Training and Competition' yang digelar selama satu Minggu itu. Selain itu juga ada ratusan peserta dari negara lain, semisal Malaysia, Brunai Darussalam, Filipina, dan negara lainnya. Semua adu kepintaran dalam merangkai robot.

Kompetisi itu berlangsung di dua negara, yakni Singapura dan Thailand. Walhasil, di Singapura tim MTsN Tambakberas juara III robot school. Sedangkan di Thailand, juara I dan III robot soccer, kemudian juara I robot analog.

"Untuk robot analog, kita membuat robot underwater. Yakni robot yang bisa menyelam ke dalam air dan mengambil sesuatu di air tersebut. Robot kita paling cepat dan akhirnya juara," ujar Reza yang merupakan warga asli Kecamatan Tamanan, Kabupaten Kediri ini.

Yusron menambahkan, kemenangan yang diraih tim Tambakberas bukan secara tiba-tiba. Namun melalui proses cukup panjang. Betapa tidak, sebelum mengikuti kompetisi tersebut, dirinya sudah melakukan persiapan selama satu bulan. Selama itu, tim mendapat pembinaan intens dari ahli robot yang didatangkan khusus oleh sekolah.

"Yang tidak kalah penting adalah dukungan dan doa dari teman-teman, para guru, serta pengasuh PPBU. Alhamdulillah, kami bisa menjadi juara," kata Yusron, santri asal Kecamatan Rengel, Tuban.

Kepala MTsN Tambakberas M Syuaib tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas prestasi yang diukir Reza dan Yusron. Dia mengatakan bahwa di lembaga yang ia pimpin ada ekstrakurikuler robotik. Kegiatan tersebut dilakukan pada Sabtu dan Minggu dengan bimbingan guru khusus.

"Selama satu tahun terakhir ini kegiatan robotik kami optimalkan. Makanya sebelum juara di Thailand, tim robotik MTsN Tambakberas juga meraih juara di Batu Malang dan ITS (Institut Teknologi Sepuluh November) Surabaya," pungkas Syuaib. [suf/kun]

Komentar

?>