Sabtu, 15 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

PTS Mulai Hitung-hitungan untuk Penambahan Kuota Mahasiswa Baru

Senin, 22 Januari 2018 10:55:42 WIB
Reporter : Fahrizal Tito

Surabaya (beritajatim.com) - Persaingan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk mendapatkan mahasiswa baru sudah nampak saat semester genap ini. Terlebih untuk menambah kuota, PTS pun mulai menghitung-hitung kemampuannya yang berupa sarana dan prasarana sebagai penunjang.

Contohnya, di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya dan Universitas Widya Kartika Surabaya (Uwika). Kedua kampus yang berada di Surabaya bagian Timur itu, berusaha menaikkan angka pendaftarnya di tahun 2018 ini.

Rektor UM Surabaya, Dr Sukadiono mengungkapkan akan menambah kuota sekitar 500 mahasiswa, sehingga dari kuota semula yang hanya 2 ribu mahasiswa ,menjadi 2.500 mahasiswa. Penambahan kuota tersebut tak lepas dari adanya penambahan sarana pra sarana di UM Surabaya.

"Kita telah mendirikan gedung At Tauhid Tower setinggi 13 lantai yang sekitar 50 persennya akan dimanfaatkan sebagai ruang perkuliahan. Baik berupa kelas, laboratorium maupun perpustakaan," tutur Sukadiono, Senin (22/1/2018).

Selain itu, tambahnya menambah kuota ini dapat terealisasi meski harus menambah jumlah dosen untuk memenuhi rasio mahasiswa. Gedung yang dibangun senilai Rp73 miliar tersebut akan dilengkapi dengan tiga laboratorium. Lab analis kesehatan, lab patologi dan lab mikro biologi. "Lab patologi akan kita standarkan seperti lab komersial. Tapi hanya akan digunakan untuk proses pembelajaran dan penelitian," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 UM Surabaya Azis Alimul Hidayat menambahkan, dengan penambahan daya tampung mahasiswa sebanyak 2.500 kursi. Maka, total mahasiswa akan menjadi 7.500. Dengan jumlah tersebut, rasio dosen yang harus dipenuhi adalah 250.

"Sekarang kita sudah memiliki 254 dosen. Sehingga, penambahan daya tampung tidak membutuhkan lagi penambahan dosen. Penambah daya tampung, nantinya akan juga di tambahkan pada prodi teknik industri, S1 informatika, profesi bidan dan S2 administrasi rumah sakit," tandas Azis.

Sementara itu, Universitas Widya Kartika Surabaya tahun ini memutuskan untuk membatasi kuota mahasiswa baru. Rektor Uwika, Murpin Josua Sembiring mengungkapkan pembatasan kuota di kampusnya untuk mengantisipasi turunnya kualitas mahasiswa. "Jumlah kuotanya stabil dengan tahun lalu. Kami ada itung-itungannya, lulusannya kami berapa," ujarnya.

Menurutnya, kuota yang ada saat ini sudah berdasarkan hitungan akademik yang ideal, baik dari rasio dosen ataupun pendanaannya. Bahkan tahun ini kampusnya menambah satu doktor dari lulusan National Taiwan University, menambah beberapa dosen teknik sipil, dan 4 dosen native yang sednag diurus izin pengajarannya.

"Hitungan kami bukan berdasarkan rasio dosen dan mahasiswanya kementerian. Tetapi ada sendiri untuk menjaga kualitas mahasiswa, karena menambah kuota mahasiswa itu berartinya harus menambah penerbitan buku, toilet, dan sarana lain," pungkasnya. (ito/kun)

Komentar

?>