Selasa, 18 September 2018

Wilayah Kepulauan Bebas DBD Selama 2017

Jum'at, 12 Januari 2018 21:18:00 WIB
Reporter : Temmy P.
Wilayah Kepulauan Bebas DBD Selama 2017

Sumenep (beritajatim.com) - Dinas Kesehatan Sumenep mengklaim sejumlah wilayah kepulauan setempat, bebas dari serangan demam berdarah dengue (DBD) selama 2017.

"Dalam data kami, wilayah yang bebas DBD adalah Kecamatan Arjasa Pulau Kangean, Kecamatan/Pulau Masalembu, dan Kecamatan/Pulau Sapeken," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. A. Fatoni, Jumat (12/1/2018).

Menurutnya, nyamuk yang menyebabkan penyakit DBD sulit berkembang biak di wilayah Kepulauan karena sering terjadi angin kencang. Selain itu, di wilayah kepulauan tidak banyak tempat untuk jentik nyamuk berkembang biak.

"Berbeda dengan wilayah daratan. Kalau di daratan, nyamuk gampang berkembang biak karena banyak tempat yang cocok bagi nyamuk. Selain kesadaran warga untuk menguras bak mandi atau tandon secara rutin masih kurang," ujarnya.

Ia memaparkan, untuk wilayah daratan, ada beberapa Kecamatan yang menjadi daerah tertinggi penderita DBD. Di antaranya Kecamatan Bluto, Ganding, Dasuk, dan Kecamatan Batang-batang.

"Sedangkan untuk bulan Januari 2018 ini datanya belum masuk, karena laporan baru masuk pada akhir bulan. Semoga saja tidak ada peningkatan jumlah penderita," ucapnya.

Sesuai data di Dinas Kesehatan, penderita DBD selama 2017 menurun drastis dibandingkan 2016. Tahun 2017 tercatat ada 215 penderita, sedangkan tahun 2016 tercatat sebanyak 1.200 penderita.

Kabupaten Sumenep terdiri dari 27 kecamatan. 9 kecamatan diantaranya merupakan kecamatan kepulauan. [tem/suf]

Komentar

?>