Jum'at, 22 Juni 2018

RSU Dr Soetomo Siagakan 285 Tenaga On Call Selama Natal dan Tahun Baru

Jum'at, 22 Desember 2017 14:24:09 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
RSU Dr Soetomo Siagakan 285 Tenaga On Call Selama Natal dan Tahun Baru

Surabaya (beritajatim.com) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya siagakan tenaga on call 24 jam dua kali lipat lebih banyak dari libur lebaran, yakni berjumlah 285 orang dalam libur natal dan tahun baru (Nataru) 2018 nanti.

Ratusan orang yang disiagakan itu meliputi tenaga pelayanan kesehatan mulai dokter hingga apoteker berjumlah 198, tenaga management bertotal 41 orang dan tenaga penunjang 46 orang.

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD dr Soetomo Surabaya, Dr Joni Wahyuhadi saat presconfrance di kantornya, Jumat (22/12/2017) mengatakan, kesiap siagaan khusus itu sebagai upaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat pada saat hari libur Natal 2017 yang terhitung mulai tanggal 23 Desember hingga 02 Januari 2018.

"Tenaga on call tersebut akan bertugas secara bergantian sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan serta dilarang mematikan ponselnya selama 24 jam.

Antisipasi itu karena Selama masa libur natal dan tahun baru unit rawat jalan tutup sehingga kami menitik pusatkan pada pelayanan Instalasi Rawat Gawat Darurat (IGD). Begitu juga kamar operasi juga tersedia di IGD berjumlah 6 ruangan, seandainya ada suatu kejadian masal kami siap melayani melalui IGD," tutur dr Harsono.

Ia memastikan, sarana operasional seperti ambulans umum dan jenazah, radiologi dan CT scan, layanan laboratorium, logistik non medik beserta stok cadangan medis lainnya juga telah siap dioperasikan tanpa ada pengurangan pelayanannya di lingkup rumah sakit rujukan wilayah Indonesia timur itu.

"Aktifitas disini akan berjalan normal, seperti rawat inap, ambulance, obat dan logistik medik, layanan gizi untuk makanan pasien maupun petugas, jaringan informasi teknologi, serta peningkatan pengamanan dari Satpol PP," urainya.

Sementara itu, persiapan di RSUD dr Soetomo juga dilakukan untuk kerja sama eksternal seperti sistem rujukan antar rumah sakit dan Puskesmas serta koordinasi lintas sektor.

"Yang pasti, seluruh tenaga medis jaga, tenaga keperawatan, tenaga kefarmasian, penunjang medis lain maupun tenaga keamanan serta administrasi diatur seperti hari biasa tanpa ada pengurangan pelayanannya," tandas. (ito/ted)

Komentar

?>