Sabtu, 21 Juli 2018

Food Festival Cara UMM Angkat Nilai Ekonomi Pangan Lokal

Jum'at, 15 Desember 2017 14:58:47 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Food Festival Cara UMM Angkat Nilai Ekonomi Pangan Lokal

Malang (beritajatim.com) - Himpunan Mahasiswa Ilmu Teknologi Pangan (Himatekpa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Menggelar Himatekpa Food Festival (HFF) di Gedung Kuliah Bersama 1 (GKB 1) UMM, sejak Kamis (14/12/2017) hingga Jumat, (15/12/2017).

"Ini dibawah program studi (prodi), ini kegiatan yang mendukung keilmuan dan keprofesian prodi Ilmu Teknologi Pangan. Dalam HFF ini kami bergerak sebagai fasilitator dalam hilirisasi produk-produk inovasi dari mahasiswa," kata Ketua Umum Himatekpa UMM, Moch. Arif Saputra.

Arif menyebut tema kegiatan “Mengembangkan Pangan Lokal”. Sebab, festival kali ini mengelola berbagai bahan pangan seperti daun krokot, ubi ungu, wortel, kentang, singkong, dan ubi jalar.

Total ada 28 kelompok mahasiswa yang berasal dari angkatan 2014 hingga 2017 membuka stand dalam acara ini. Setiap stand menyajikan olahan bahan pangan yang berbeda.

“Kami mengangkat tema ini karena kami berharap nilai ekonomi dari pangan lokal yang biasanya rendah bisa bertambah. Kami berencana mengembangkan HFF menuju tingkat lokal, regional, hingga nasional," papar Arif.

Dosen Jurusan Ilmu Teknologi Pangan Rista Anggriani, menyebut HFF harus bisa berkembang lebih jauh agar mahasiswa dapat terfasilitasi dalam hal hilirisasi produk inovasi.

Rista berharap HFF bisa berkembang dan bekerjasama dengan salah satu produsen bahan makanan di Indonesia. Selanjutnya mahasiswa dapat membuat inovasi dari bahan makanan yang diproduksi oleh produsen tersebut untuk menambah nilai gizinya. "Tentunya hal ini akan menarik, karena merupakan kombanisasi dari hal modern dengan hal yang fungsional," ucapnya.

Salah satu peserta festival Rachmaniar Anissa Putri menuturkan, dirinya senang dengan adanya festival yang rutin digelar setiap tahun ini. Karena, melalui festival tersebut ia dapat mengenal keilmuan dan keprofesian Ilmu Teknologi Pangan secara langsung dan lebih dalam. "Ini juga bisa menambah pengalaman dengan melihat stan-stan lain, terutama hasil produk kakak tingkat," tandasnya. (luc/kun)

Tag : umm

Komentar

?>