Selasa, 16 Oktober 2018

Dirikan Pusat Kajian

Unusa Bahas Penyebab Beredarnya Keekstriman Beragama

Kamis, 14 Desember 2017 23:51:18 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Unusa Bahas Penyebab Beredarnya Keekstriman Beragama

Surabaya (beritajatim.com) - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) meresmikan Pusat Pengembangan Masyarakat dan Peradaban Islam (PPMPI) yang akan diisi dengan kegiatan kajian akhir tahun bertemakan “Mengkaji ke-Ekstrim-an Beragama (religious extremism) dalam Perspektif Psikologi dan Sosiologi”.

Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng saat presconfrance di kampus setempat, Kamis (14/12/2017) menuturkan, pendirian PPMPI ini bertujuan untuk ikut berpartisipasi menyelamatkan keutuhan bangsa (NKRI) dalam memberikan peran perguruan tinggi di masyarakat yang tengah mengalami banyak perubahan.

"Pusat kajian ini akan berbeda dengan pusat kajian serupa, karena Iatar belakang dari kajian yang akan membahas persoalan kompleks yang saat ini terjadi, seperti permasalahan, konflik dan kekerasan atas nama agama akan lebih menggunakan pendekatan agama dan psikologis-medis," kata Jazidi.

Ia menuturkan, adanya PPMPI dan kegiatan ini merupakan respons Unusa terhadap situasi saat ini. Menurutnya permasalahan agama yang sangat sensitif ini jika sudah terjadi, jika tidak adanya kajian dan penyelesaian malah akan menjadi masalah ke-agama-an atau persoalan teologis.

"Kajian ‘Psikologi dan Sosiologi ke-ekstrim-an beragama’ UNUSA dibuat dalam rangka memperluas wawasan akan persoalan agama dan masyarakat, serta memberi kontribusi pada usaha peningkatan kesejahteraan psikologis (mental) dan sosial masyarakat Indonesia dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih damai," tuturnya.

Guru Besar di bidang Guru Besar Robotika Teknik Elektro ini menambahkan, kajian ini dibuat melalui serangkaian diksusi dengan para pakar psikologi dan sosiologi dari berbagai perguruan tinggi Indonesia, setiap minggu ke-2 sejak Desember 2017 hingga Agustus 2018.

"Kegiatan akhir tahun ini, menghadirkan pakar psikologi dan sosiologi di Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A. – Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Muhammad Najib Azca, Ph.D. – Center for Security and Peace Studies, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada, dr. Hafid Algristian, Sp.KJ. – Kedokteran Jiwa, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya," paparnya. [ito/suf]

Tag : unusa

Komentar

?>