Kamis, 19 Juli 2018

Dua Balita di Sampang Meninggal Karena Difteri

Rabu, 13 Desember 2017 19:45:30 WIB
Reporter : Zamachsari

Sampang (beritajatim.com) - Dua balita di wilayah Kabupaten Sampang, dinyatakan meninggal dunia karena terserang difteri. Tak hanya itu, selama tahun 2017 ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang mencatat ada 17 pasien yang diduga suspect difteri, namun setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium hanya 7 orang yang dinyatakan positif dan masih tergolong anak-anak.

Sekretaris Dinkes Sampang, Asrul Sani menjelaskan, dari 7 kasus difteri itu, 2 orang diantaranya meninggal dunia. Mereka yang meninggal masih berusia antara 4 sampai 5 tahun. Dua anak yang meninggal itu berasal dari Kecamatan Ketapang dan Karang Penang.

"Tahun ini ada 7 kasus difteri, dua orang meninggal, sementara lainnya sudah sembuh," terangnya, Rabu (13/12/2017).

Menurut Asrul, dua orang yang meninggal itu sempat dirawat di rumah sakit setempat dan ada yang di bawa ke rumah sakit dr Soetomo, Surabaya. Namun pada prinsipnya mereka telat dibawa ke tempat pelayanan kesehatan serta kemungkinan besar tidak pernah diberikan imunisasi DPT.

"Memang ada peningkatan kasus, tapi kami belum menetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB), karena ada pertimbangan-pertimbangan khusus nantinya, jadi menunggu perkembangan selanjutnya, mudah-mudahan ini sudah bisa diatasi dengan baik," jelasnya.

Sementara itu, pihaknya menyarankan kepada masyarakat, apabila ada balita yang sakit panas, influenza dan batuk, sebaiknya di bawa ke tempat pelayanan kesehatan, agar dilakukan screening oleh petugas kesehatan, mengingat gejala awal difteri itu tidak spesifik.[sar/kun]

Tag : difteri

Komentar

?>