Kamis, 26 April 2018

Cegah Difteri, Dinkes Gresik Sebar Imunisasi

Selasa, 12 Desember 2017 20:16:36 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Cegah Difteri, Dinkes Gresik Sebar Imunisasi

Gresik (beritajatim.com) - Guna mencegah merebaknya penyakit difteri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik melakukan penyebaran imunisasi di sejumlah sekolah TK, SD, dan SMP.

Adanya kegiatan tersebut malah membuat puluhan siswa ketakutan khususnya siswa sekolah dasar (SD).

Sebagian dari mereka bersembunyi di balik meja saat petugas surveilans dari Dinkes Gresik menggelar imunisasi difteri.

Ketakutan siswa, akhirnya reda dan bersedia diimunisasi setelah tim medis maupun guru pembimbing menjelaskan pentingnya imunisasi, dan dampak yang ditimbulkan akibat penyakit difteri.

Sejumlah siswa menyebutkan awalnya, takut dengan jarum suntik. Namun, saat akan disuntik sakitnya hanya dalam beberapa detik, dan rasanya seperti digigit semut.

"Semula saya takut saat melihat jarum suntik, tetapi sewaktu disuntik kok tidak sakit malah seperti digigit semut," ujar Anggi salah satu siswa yang menjalani imunisasi, Selasa (12/12/2017).

Kordinator Imunisasi Puskesmas Sukomulyo, Manyar, Gresik Siti Muzati mengatakan, penyebaran imunisasi ini untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit difteri yang akhir-akhir ini sudah terjadi di Indonesia.

"Sesuai intruksi imunisasi ditargetkan menjangkau sebanyak 11 ribu anak mulai umur 2 bulan hingga 15 tahun. Khususnya, di Desa Yosowilangun yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Sukomulyo," katanya.

Berdasarkan data Dinkes Gresik, saat ini wilayahnya berstatus kejadian luar biasa (KLB) wabah difteri. Pasalnya, sepanjang tahun 2017 terdapat 26 kasus dengan satu penderita positif difteri.

Sedangkan pada tahun lalu, Dinkes setempat mencatat ada 28 kasus dengan satu penderita difteri. Tahun 2015, ada 13 kasus. [dny/ted]

Tag : difteri

Komentar

?>