Sabtu, 21 Juli 2018

Dinkes Kota Kediri Temukan 2 Penderita Difteri

Sabtu, 09 Desember 2017 15:24:39 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Dinkes Kota Kediri Temukan 2 Penderita Difteri
Kepala Dinkes Kota Kediri dr. Fauzan Adhima

Kediri (beritajatim.com) -- Wabah penyakit difteri yang menyerang berbagai daerah di Indonesia khususnya di Provinsi Jawa Timur menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Kediri.

Tidak heran, karena kasus ini pernah ditemukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat di tahun 2017 ini.

Kepala Dinkes Kota Kediri, dr. Fauzan Adhima mengatakan, kasus difteri ditemukan, sekitar Juni lalu. Ada dua penderita susfect difteri masuk ke rumah sakit dengan gejala panas tinggi, batuk dan nyeri untuk menelan makanan.

"Dua pasien yang kita temukan masih berusia anak-anak. Satu berumur 8 tahun, satu 12 tahun. Keduanya masuk kategori difteri klinik, karena sewaktu kita uji laboratorium ternyata negatif," ujar dr. Fauzan Adhima, Sabtu (9/12/2017).

Dua pasien difteri klinik sempat menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit. Keduanya diperbolehkan pulang, setelah kondisinya sudah normal kembali.

Difteri merupakan penyakit mematikan yang menular melalui udara. Jika ada mengalami gejala difteri, seperti panas tinggi, batuk dan mengalami nyeri pada tenggorokan, serta timbul warna putih, seperti sariawan, maka penderita disarankan segera mendapatkan pertolongan medis.

Dinkes telah berkirim surat ke seluruh rumah sakit tentang persiapan dalam menghadapi wabah difteri belakangan ini. Mangingat di daerah-daerah sekitar, seperti Tulungagung dan Nganjuk kini ada warga yang sudah terjangkiti.

Sementara itu, di RSUD Gambiran, Kota Kediri yang notabene rumah sakit milik pemerintah daerah sudah mempersiapkan diri baik sarana ruangan maupun Sumber Daya Manusia (SDM) yakni, tenaga medis. RSUD Gambiran sediakan ruang isolasi khusus bagi pasien difteri.

dr. Fauzan menambahkan, Dinkes Kota Kediri juga melakukan persiapan vaksin untuk imunisasi, apabila sewaktu-waktu ada temuan difteri. Imunisasi serentak bila mana ada penetapan status menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah penyakit ini.

Seperti diketahui bersama, penyakit difteri kini mewabah di indonesia. Sementara wilayah jawa timur sendiri, menduduki urutan pertama jumlah penderita difteri terbanyak, setelah Jabodetabek dan Tangerang, Banten. (nng/ted)

Tag : difteri

Komentar

?>