Senin, 21 Mei 2018

Juara ICRC, Mahasiswa FH Unair Wakili Indonesia Ditingkat Asia Pasific

Sabtu, 02 Desember 2017 08:20:43 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Juara ICRC, Mahasiswa FH Unair Wakili Indonesia Ditingkat Asia Pasific

Surabaya (beritajatim.com) - Lima mahasiwa Hukum (FH) delegasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berhasil meraih juara I “The 12th Indonesian National Round of the International Humanitarian Law Moot Court Competition” yang diselenggarakan oleh comite Internasional Palang Merah ICRC (International Committee of the Red Cross) Indonesia, di Universitas Trisakti, Jakarta, November 2017 lalu.

Kelima mahasiswa itu diantaranya Cristian (oralist), Devi Salsabila (oralist), Amri Rahayu Putri (researcher), Aulia Putri Yunanda (observer), dan Alfian Rasyidi (official).

Atas keberhasilannya, tim delegasi FH Universitas Airlangga terpilih menjadi wakil Indonesia dalam kompetisi tingkat internasional, dalam kejuaraan yang sama tingkat Asia Pasific tahun depan di Hongkong.

Keberhasilan mereka juga disambut baik Rektor Unair Prof Moh Nasih, didampingi Wakil Rektor I Prof Djoko Santoso, Tim delegasi mahasiswa itu juga didampingi oleh Ketua Departemen Hukum Internasional FH Unair, Iman Prihandono.

"Selamat dan terima kasih atas prestasi yang telah diraih. Saya harapkan adanya regenerasi mahasiswa seperti ini, supaya prestasi ini dapat dipertahankan," ungkap Prof Moh Nasih, Jumat (1/11/2017).

Ketua Departemen Hukum Internasional FH Unair, Iman Prihandono, mengungkap dominasi juara kompetisi peradilan semu ini sudah sering ditorehkan mahasiswanya. Antara lain, dua kali meraih piala Spirit Of The Jessup Award dalam ”Phillip C. Jessup International Law Moot Court Competition” sebagai kompetisi peradilan semu tertua di Indonesia. Kemudian juara umum National Moot Court Competition yang diselenggarakan FH Universitas Indonesia akhir tahun lalu.

"Delegasi Fakultas Hukum Universitas Airlangga ini untuk menghadapi kompetisi tersebut, telah mempersiapkan diri dan berlatih rutin selama empat bulan. Sehingga, peranan dosen-dosen pembimbing sangat mendukung bagi tercapainya prestasi ini," tutur Iman Prihandono.

Ia juga mengatakan, Delegasi FH Unair ini menjuarai National Round setelah di semifinal berhasil unggul dalam persaingan sengit melawan tim Universitas Gajah Mada. Sedang di babak final menang atas tim Universitas Indonesia (UI).

"Selain berhasil meraih gelar juara I, salah satu anggota delegasi, Cristian, mahasiswa FH angkatan 2014 berhasil mendapatkan penghargaan The 3rd Best Oralist from the Whole Preliminary Round," tuturnya.

Menjadi Juara I, tambahnya. Tim FH Unair itu juga resmi terpilih mewakili Indonesia dalam kompetisi The 16th Asia-Pacific Round of the Red Cross International Humanitarian Law Moot Court Competition” 2018 yang akan diselenggarakan di Hongkong, pada 7–10 Maret 2018.

"Karena akan menjadi duta Indonesia ke kompetisi serupa di kancah internasional, maka para delegasi tersebut juga memohon dukungan dan doa dari pimpinan Unair dan seluruh civitas akademika UNAIR agar dapat mewakili Indonesia dengan baik serta meraih prestasi pada saat kompetisi di level internasional nanti," tandasnya. (ito/kun)

Tag : unair

Komentar

?>